Menunggak Iuran Jamsostek, Belasan Perusahaan di Gresik Diperiksa

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kantor BP Jamsostek Gresik, Ahmad Fauzie Usman (kaos merah) bersama perwakilan perusahaan-perusahaan, Selasa (30/3/2021).
Kepala Kantor BP Jamsostek Gresik, Ahmad Fauzie Usman (kaos merah) bersama perwakilan perusahaan-perusahaan, Selasa (30/3/2021).

i

BACASAJA.ID - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur bersama BP Jamsostek Gresik memeriksa perusahaan maupun badan usaha yang menunggak iuran jaminan social tenaga kerja (Jamsostek). Belasan perusahaan terancam disanksi karena diduga melanggar aturan.

Kepala Kantor BP Jamsostek Gresik Ahmad Fauzie Usman mengatakan sejak awal Maret 2021, kedua institusi tersebut melakukan pemeriksaan dan pengawasan terpadu, terkait program Jamsostek.

”Harapan kami ke depannya tidak ada perusahaan lagi yang mendaftarkan upah, tenaga kerja dan program Sebagian, sehingga semua pekerja benar-benar sudah dilindungi sesuai peraturan dan perundang undang yang berlaku,” kata Ahmad Fauzie, Selasa (30/3/2021).

Pemeriksaan dan pengawasan itu dilakukan mulai 2-3 Maret 2021 kepada 17 Badan Usaha. Kemudian, pada 19-22 Maret kepada 12 Badan Usaha yang terindikasi melanggar norma jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas mendapati perusahaan yang tidak patuh ketentuan. Diantaranya perusahaan wajib belum bayar (PWBB), perusahaan daftar sebagian (PDS) upah, tenaga kerja, program, dan perusahaan masih menunggak iuran," tambahnya.

Fauzie mengimbau kepada perusahaan agar melindungi pekerja dengan mendaftarkan melalui program Jamsostek. Ia pun meminta, kepada perusahaan yang masih menunggak agar memenuhi kewajibannya.

"Melindungi pekerja dengan program jamsostek merupakan amanat undang-undang. Dalam pertemuan itu semua perusahaan yang dipanggil berkomitmen untuk patuh terhadap ketenagakerjaan berdasarkan peraturan dan undang-undang," ungkapnya.

Dalam acara pemeriksaan terpadu tersebut dihadiri petugas pengawas dan pemeriksa Cabang Gresik Dhenok Septy Wahyuni dan Galih Suryoputro didampingi oleh 4 pengawas dari Disnaker Jatim.

Kemudian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim segera mengeluarkan nota pemeriksaan terhadap belasan perusahaan di Gresik yang menunggak iuran jaminan sosial. Apabila tidak ditindaklajuti oleh perusahaan, maka pemerintah akan mengeluarkan sanksi surat rekomendasi pencabutan izin usaha. (TBK/L1)

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…