Waspadai Data Pribadi Warga Berdalih untuk Pilkada 2020

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

BACASAJA.ID - Masyarakat diminta untuk waspada dan tidak begitu saja merelakan memberikan dokumen pribadinya, baik KTP maupun KK, kepada oknum yang tidak jelas statusnya. Dikhawatirkan data-data itu untuk kepentingan Pilkada 9 Desember 2020.

Imbauan tersebut disampaikan Divisi Monitoring dan Advokasi Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) wilayah Trenggalek, Nur Rochmad, S.H. Pihaknya meminta masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati terkait dengan data-data diri menjelang dilaksanakan Pilkda serentak saat ini.

"Jika tidak penting-penting amat, jangan sampai menyerahkan identitas pribadi seperti KTP dan KK ke orang lain. Terlebih kepada orang yang tidak kita kenal," ujar Nur dikutip Jumat (20/11/2020).

Nur Rochmad juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan oknum yang meminta KTP dan KK dengan alasan yang tidak jelas.

"Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyerahkan atau memberikan informasi nomor KTP dan KK kepada pihak lain atau orang yang tidak dikenal yang kemungkinan bisa digunakan untuk melakukan tindak pidana atau melawan hukum, " tegasnya.

Ia menambahkan, bilamana nanti didatangi oleh oknum yang meminta data identitas pribadi seperti KTP dan KK, tolong untuk lebih hati-hati, paling tidak masyarakat minta penjelasan untuk apa data itu Agar proses pelaksanaan pada kegiatan Pemilu nanti dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

"Paling tidak masyarakat minta penjelasan untuk apa, jangan-jangan nanti untuk tujuan atau perbuatan melanggar hukum. Kalau itu terjadi maka si pemilik KTP yang akan rugi. Saya berharap masyarakat jangan sembarangan berikan informasi , kecuali resmi dari pemerintah karena keamanan data pribadi KTP dan KK menjadi tanggungjawab masing-masing," pesannya mengakhiri (j/g)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…