UTBK di Surabaya tak Perlu Tes Covid-19, Eri Cahyadi Bilang Begini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dokumentasi suasana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2020
Dokumentasi suasana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2020

i

BACASAJA.ID - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kota Surabaya tidak mensyaratkan penggunaan uji tes COVID-19.

Hal ini diputuskan oleh Pemkot Surabaya, setelah melakukan pertemuan dengan jajaran kampus, panitia UTBK, hingga Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

"Kemarin sudah disepakati oleh teman teman perguruan tinggi. Bahwa jangan sampai UTBK memberatkan. Namun, juga jangan sampai juga memberikan dampak yang negatif karena banyak yang positif (Covid-19)," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu (7/4/2021).

Para calon mahasiswa, nantinya diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, selama mengikuti UTBK di Kota Surabaya. "Ada persyaratan cek suhu tubuh. Sehingga, sudah dipersiapkan sejak dari rumah agar ketika masuk di Surabaya kondisinya fit," terangnya.

"Misalnya, penggunaan masker dan cek suhu tubuh. Kami meminta peserta mengikuti prokkes yang ketat. Ini sudah disepakati dengan IDI, satgas covid, perguruan tinggi. Sehingga, tetap berjalan meski di kondisi pandemi," sambungnya.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untum menjaga keselamatan, khususnya kepedulian untuk menjaga protokol kesehatan.

"Kami coba memberikan kepercayaan sebagai pemerintah. Yang menjaga kota ini adalah masyarakat, bukan hanya pemerintah. Tapi, bukan berarti memberatkan. Biar bagaimanapun pendidikan berjalan," urainya.

Terpisah, Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Irvan Widyanto menjelaskan bahwa pemerintah memang telah bertemu jajaran terkait.

Berdasarkan kajian ilmiah tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair), lanjut Irvan, UTBK bukan merupakan situasi untuk melakukan pelacakan kontak maupun screening COVID-19.

"Sehingga tidak perlu dilakukan pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test) Antigen," kata Irvan.

UTBK harus menerapkan protokol kesehatan seperti yang tercantum dalam Perwali Surabaya No 67 Tahun 2020 secara ketat. "Juga, ada monitoring terhadap penerapan protokol kesehatan dalam persiapan maupun pelaksanaan UTBK," jelasnya.

Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surabaya akan kembali melakukan assessment kepada penyelenggara UTBK. "Melakukan assessment kedua dan melakukan review terhadap SOP penyelenggaraan UTBK pada tanggal 5 dan 6 April 2021 di masing-masing penyelenggara," ujarnya.

Rekomendasi akan dikeluarkan setelah kedua poin terpenuhi oleh pihak penyelenggara UTBK. Kemudian, Satgas COVID-19 juga meminta data peserta maupun panitia untuk mengantisipasi bila ditemukan kasus.

"Data peserta dan panitia bisa diakses Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surabaya. Bila mana terjadi penemuan kasus terkonfirmasi COVID-19," tandasnya. (byta)

Berita Terbaru

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

JAKARTA- Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi…

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak permohonan tersangka korupsi E-KTP, Paulus T…

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA- Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Kota Surabaya bukan sekadar piagam penghargaan administratif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya,…

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…