Menghamili Tolak Tanggungjawab, Pemuda Ini Tewas oleh Ayah sang Pacar

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah RR di RS dan sang ayah di kantor polisi yang terpaksa menyandang status tersangka karena membunuh pacar putrinya sendiri.
Jenazah RR di RS dan sang ayah di kantor polisi yang terpaksa menyandang status tersangka karena membunuh pacar putrinya sendiri.

i

BACASAJA.ID - Peristiwa ini sejatinya bisa diambil pelajarannya bagi para remaja. Aksi mesum yang tak bertanggungjawab bisa berujung pada hilangnya nyawa, masuk penjara, dan masa depan yang suram.

Adalah RR pemuda yang hilang nyawa itu. Dia tewas di tangan ayah dari pacarnya sendiri. Pasalnya, RR menolak bertanggungjawab setelah menghamili kekasihnya itu. Sang ayah emosi dan menganiaya pemuda itu sampai tewas.

Peristiwa ini terjadi di Dusun VI Paya Belibis, Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Rabu (07/4/2021).

Kasatreskrim Polres Langkat Iptu Said Husein mengungkapkan, peristiwa perkelahian yang berujung pada hilangnya nyawa itu diketahui terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Sebelum terjadi pembunuhan itu, sang ayah S (45) menuntut tanggungjawab dari RR karena telah menghamili putrinya. Karena menolak, terjadilah percekcokan di antara keduanya.

"Sudah ditangkap," ungkap Iptu Said Husein, Sabtu (10/4/2021).

Terpisah, Paur Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman menambahkan, korban RR meninggal dunia setelah dianiaya pelaku menggunakan pisau. Kronologinya, S mendatangi RR di rumahnya untuk menuntut tanggungjawab. Karena menolak, S emosi dan menganiaya korban RR.

"Selanjutnya terjadi penganiayaan dengan pisau menyebabkan korban meninggal," katanya.

Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan luka akibat senjata tajam di bagian leher, badan, dan tangan korban. Setelah itu, pihak kepolisian menangkap pelaku S.

Pelaku menganiaya kekasih putrinya hingga tewas karena harga diri keluarganya merasa direndahkan atas perlakuan korban. (pmk/dns)

Berita Terbaru

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

HOUSTON- Gelaran babak gugur Piala Dunia 2026 akan menyajikan salah satu duel paling dinanti yang mempertemukan sang penguasa Asia, Jepang, melawan pengoleksi…

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

CALIFORNIA- Panggung babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sengit antara Afrika Selatan kontra salah satu tim tuan rumah, Kanada. Pertandingan…

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

TANJUNG PINANG- Kontingen Paduan Suara Wanita Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) asal Kota Tanjungpinang mengalami kekecewaan mendalam setelah diduga…

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Misteri kesaktian Pasar Tumpah Banyu Urip yang kebal dari segala macam surat sakti Balai Kota Surabaya akhirnya terbongkar! Usut punya…

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

SURABAYA- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya tengah mengembangkan solusi inovatif untuk mengatasi penumpukan sampah plastik di kawasan …

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

SURABAYA- Keberadaan puluhan jenis burung, kupu-kupu, kucing bakau, hingga kepiting pemanjat pohon, menjadi indikator bahwa ekosistem di Kebun Raya Mangrove …