Sebelum Tewas, Mahasiswa STIKOSA AWS yang Dikeroyok Kejang-kejang

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zainal Fattah semasa hidupnya. Foto: Dok. Pribadi
Zainal Fattah semasa hidupnya. Foto: Dok. Pribadi

i

BACASAJA.ID -Pengeroyokan terhadap mahasiswa STIKOSA AWS, Zainal Fattah, hingga menyebabkan tewas berbuntut panjang. Apalagi terungkap sejumlah fakta mengejutkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan Zainal Fattah sempat menjalani rawat inap di RS Al-Irsyad selama lima hari. Sebelum meninggal dia sempat merasakan perutnya sakit sekali.

Hal itu disampaikan paman korban Bambang Suwito (53). Kelompok yang melakukan pengeroyokan diduga bernama Al-Amin.

"Kalau luka luar enggak ada, cuman waktu di RS perutnya yang sakit. Kemungkinan besar luka dalam," kata Bambang saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).

BACA JUGA: Luruskan Masalah, Mahasiswa STIKOSA AWS Malah Dikeroyok hingga Tewas

Bambang mengatakan, saat dirawat dokter menyarankan korban melakukan melakukan CT Scan untuk mengetahui pasti organ dalam tubuh mana yang parah.

Menurut dia, saat dikeroyok, korban sempat dipukul menggunakan balok kayu dan pot bunga di bagian kepala. "Dokter waktu itu minta discan bagian kepalanya karena diduga ada penggumpalan darah. Dia juga sempat kejang-kejang," tambah dia.

Fattah juga sempat kejang selama lima jam sebelum dinyatakan meninggal dunia. "Kejangnya itu mulai jam lima pagi sampai jam sepuluh. Setelah salat Jumat itu enggak ada," pungkas Bambang.

Sekadar diketahui, kasus pengeroyokan itu telah dilaporkan ke Mapolres Tanjung Perak dengan nomor laporan LP-B/131/IV/RES.1.6./2021/RESKRIM/SPKT Polres Pelabuhan Tg Perak pada Senin (19/4/2021) lalu. (ads)

Berita Terbaru

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …