Balada Asmara Pegawai Salon, Putus Cinta Dibalas Sate Sianida

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampang pengirim sate sianda Nani Apriliani alias NA. (@manaberita)
Tampang pengirim sate sianda Nani Apriliani alias NA. (@manaberita)

i

BACASAJA.ID - Kisah cinta nan tragis rupanya tidak terjadi di opera sabun layar kaca, tetapi juga di dunia nyata. Karena cinta bertepuk sebelah tangan, membuat seseorang hilang akal sehat hingga nekat melakukan pembunuhan. Tragisnya, pembunuhan yang dia lakukan malah salah sasaran.

Kisah cinta ini datang dari seorang wanita pegawai salon di Yogyakarta Nani Apriliani alias NA. Wanita muda ini rupanya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada T, laki-laki salah seorang pelanggan.

Setelah beberapa lama saling memadu kasih, T malah memutuskan cinta secara sepihak. Yang lebih membuat hati NA tambah sakit bak diiris sembilu adalah alasan T yang memutuskan untuk menikah dengan wanita lain.

Sakit hati yang meluap hingga buta hati, NA pun berencana untuk membalas dendam demi melampiaskan rasa nyeri dalam kalbu dan benaknya. Niat jahat NA pun semakin menjadi-jadi setelah termakan pengaruh seorang kawan laki-lakinya berinisial R. Belakangan, R diketahui mencintai NA.

"NA ini curhat ke R. R mengusulkan NA untuk memberikan pelajaran kepada T," ungkap Kepala Satuan Reserse Polres Bantul AKP Ngadi di Mapolres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (03/5/2021).

Setelah mendengar hasutan R, NA bertekad untuk membunuh T. Caranya, dengan mengirimkan makanan sate yang telah ditaburi racun jenis kalium sianida (KCN) ke rumah T. Paket sate sianida itu dikirim via driver ojek online bernama Bandiman. 

Tapi takdir berkehendak lain. Niat jahat wanita asal Majalengka, Jawa Barat, itu malah salah sasaran. Paket yang diantar oleh Bandiman itu ditolak karena sang penerima yaitu wanita istri T, tidak mengenal pengirim.

"Kami belum tahu targetnya T atau keluarganya. Saat pengiriman yang di rumah ada wanita yang mengaku istri T," sebut AKP Ngadi.

Istri T lantas memberikan paket yang berisi sate sianida itu kepada Bandiman, si pengemudi ojol. Tidak tahu kalau sate di dalamnya itu sudah ditaburi sianida, Bandiman menyantapnya bareng keluarganya.

Keluarga Bandiman mendadak panik setelah NFB - anak kedua - ambruk seketika setelah memakan sate yang dibawa bapaknya sendiri. NFB sempat dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong.

Polisi pun menyelidiki kasus ini dan menemukan NA sebagai otak sate sianida. Menurut AKP Ngadi, polisi menjerat NA dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pelaku terancam pidana seumur hidup, hukuman mati, atau 20 tahun. (ten)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…