Sekujur Tubuh Penuh Luka, ART yang Disiksa Dilarikan ke RS Bhayangkara

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Rumah Tangga (ART) wanita berinisial EAS (45) yang mendapat kekerasan fisik oleh sang majikan
Asisten Rumah Tangga (ART) wanita berinisial EAS (45) yang mendapat kekerasan fisik oleh sang majikan

i

BACASAJA.ID -Kisah tragis  dialami Asisten Rumah Tangga (ART) wanita berinisial EAS (45). Iaa mendapat kekerasan fisik oleh sang majikan. Di sekujur tubuh EAS juga terlihat dipenuhi luka. Mulai di punggung, pergelangan tangan dan kaki.

Sebelumnya, Sabtu (8/5/2021) malam, korban mendapat kunjungan dari Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya untuk memastikan keadaan korban. Usai mendapat kunjungan tersebut, korban dilarikan ke RS Bayangkara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Korban ART berinisial EAS, sejak semalam dirawat di RS Bayangkara. Mulai masuk jam 21.00 WIB. Setelah sehat dari RS bayangkara, korban akan di rawat di panti milik Provinsi Jatim beserta anak korban. Jadi kasus sudah kami limpahkan ke polrestabes surabaya," terang Kepala UPT Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya, Sugianto saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021).

BACA JUGA: Pembantu di Surabaya Disetrika Majikan, Anggota DPRD Turun Tangan

Sementara itu, saat ditanya mengenai kondisi kejiwaan korban, Sugianto mengaku bila korban cukup sehat dan tidak ada indikasi gangguan kejiwaan seperti yang dilaporkan. "Korban tidak mengalami ganguan jiwa, korban adalah normal bisa di tanya lancar," katanya.

Sebelumnya, sang majikan melalui contact center Surabaya melaporkan ke Kelurahan Menur Pumpungan, terkait pembantunya yang diduga mengalami depresi sehingga telanjang di halaman rumah saat menyiram tanaman.

Kemudian, saat diantarkan sang majikan ke Liponsos, pada beberapa bagian tubuh wanita itu, ditemukan sejumlah luka lebam. "Diantarnya ke sini. Katanya orang telantar. Pas dicek, di tubuhnya banyak luka lebam. Terus kita lakukan perawatan. Alhamdulillah sekarang mulai membaik, sehat kembali. Sudah bisa berjalan juga," sambungnya.

Selain dianiaya, dari pengakuan EAS juga diperlakukan tidak manusiawi oleh sang majikan, dengan cara diberi makan kotoran kucing. "Kalau dari keterangan yang bersangkutan seperti itu," tandasnya. (byta)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…