BACASAJA.ID - Keluarga JM (12), bocah yang menjadi korban penganiayaan hingga meninggal, menguapkan terima kasih kepada pihak kepolisian karena berhasil menangkap terduga pelaku Wahyu Buana Putra (46).
Ungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Ibu Korban berinisial JM, Neli (38) ketika mendatangi Mapolrestabes Surabaya, saat itu bertepatan dengan gelar kasus, Jumat (11/6/2021).
"Saya makasih sama polisi Polrestabes Surabaya. Mengapresiasi mereka sudah bekerja keras, saya percaya polisi sudah bekerja secara profesional," ujar Neli yang saat itu didampingi kuasa hukumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Neli juga menceritakan kegiatan-kegiatan terakhir bersama JM. Bahkan seminggu sebelum peristiwa penganiayaan hingga merenggut nyawa putra semata wayangnya itu terjadi.
Neli bersama keluarganya termasuk JM bepergian ke Jakarta untuk berlibur. Neli mengaku saat berlibur itu JM selalu mengajak ke pantai.
"Saat berlibur itu dia bercerita kalau ingin berlibur ke pantai," ujarnya
Bahkan beberapa Minggu sebelum kejadian bahwa JM bercerita kepadanya jika bermimpi ditaman yang indah.
"Saya pernah diceritain sama anak saya kalau dia mimpi di taman yang sangat indah tapi saat itu tidur saya keburu membanguninkan dia akhirnya dia sedikit menggerutu," kata Neli menirukan perkataan JM saat itu.
"Mungkin itu virasat ya kalau JM mengajak berlibur selalu ke pantai. Sepulang berlibur itu akhirnya kejadian tersebut," tukasnya.
Diketahui, Wahyu Buana Putra (46) pelaku penganiayaan terhadap JM (12) hingga meninggal akhirnya dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Iptu Arief Rizky Wicaksana di Tanggerang pada Kamis (10/6/2021). Pelaku Wahyu Buana Putra (WBP) terpaksa ditembak kaki kirinya lantaran berusaha kabur. (jem)
Editor : Redaksi