Forum Begandring Soerabaia Serahkan Kajian Gugatan Hari Jadi Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forum Begandring Soerabaia, sejarawan, arkeolog, seniman, pencinta alam, hingga jurnalis dan kameramen senior saat menyerahkan Kajian Gugatab Hari Jadi Kota Surabaya kepada Wakil Walu Kota Surabaya, Armuji.
Forum Begandring Soerabaia, sejarawan, arkeolog, seniman, pencinta alam, hingga jurnalis dan kameramen senior saat menyerahkan Kajian Gugatab Hari Jadi Kota Surabaya kepada Wakil Walu Kota Surabaya, Armuji.

i

BACASAJA.ID - Datang menggunakan kostum pejuang hingga baju tradisional, para pegiat sejarah dari berbagai forum mendatangi Balai Kota Surabaya.

Mereka datang untuk menyerahkan Kajian atas Gugatan Hari Jadi Kota Surabaya kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, usai diskusi publik pada 31 Mei 2021 lalu di Lodji Besar Kota Surabaya.

"Latar belakang sejarah 31 Mei 1293 menuai kontoversi sejak awal penetapan pada 1975 dan kurang didukung oleh sumber literasi yang kuat apalagi bukti otentik (bukti-bukti sejara)," terang Koordinator Forim Begandring Soerabaia, Nanang Purwono, Kamis 17 Juni 2021.

Menurut Nanang, kisah kepahlawanan atu patriotisme yang diangkat dalam cerita pengusiran Tentara Tar-Tar oleh pasukan Raden Wijaya oleh seorang tim peneliti, dianggap bersifat subyektif dan asumtif.

"Penggabungan itu membungkam peristiwa yang belum jelas historisnya," ujarnya.

Kemudian, temuan usai diskusi publik pada 31 Mei 2021 lalu, Nanang menyebut, tak ada penyebutan kata 'Surabaya' dalam peristiwa yang melatarbelakangi 31 Mei 1293.

"Penyebutan nama 'Surabaya' baru ada di Prasasti Trowulan I yang berangka tahun 1358 dan titik itu disebut 'Surabaya', tapu itu juga belum jelas lokasinya," ungkapnya.

Nanang kemudian mengusulkan, berdasarkan dugaan subyektifitas, pihaknya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghentikan sementara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya.

"Sampai ditemukan Tanggal Hari Jadi yang rasional dan faktual, serta bisa dipertanggungjawabkan dikemudian hari. Sebelum Tim Peneliti melakukan tugasnya, hendaknya semua pihak menyamakan persepsi terlebih dahulu pada pokok pembahasa," pungkas Nanang. (byta)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…