Sabu-Sabu seberat 20,4 Kilogram dalam Kemasan Teh dari Cina kembali Digagalkan Polrestabes Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lima tersangka sabu-sabu di Mapolrestabes Surabaya.
Lima tersangka sabu-sabu di Mapolrestabes Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Sabu-sabu seberat total 20,4 kilogram berhasil diamankan dari peredaran oleh personel Polrestabes Surabaya.

Terkait hal ini, Wakil Kepala Polrestabes Surabaya AKBP Hartoyo membeberkan kalau barang bukti sabu-sabu itu berasal dari Cina. Sabu-sabu itu, sambungnya, dibungkus dalam kemasan teh.

"Polisi kerap melakukan pengungkapan peredaran sabu-sabu dengan kemasan yang sama. Ini adalah sabu-sabu yang berasal dari Cina," ungkap Hartoyo di halaman Markas Polrestabes Surabaya, Jumat (25/6/2021).

Menurut Wakapolrestabes, sebanyak lima orang ditangkap. Dua di antaranya diketahui warga Bandung, Jabar, yang antara lain berinisial CR (30) dan MA (34).

Sementara tiga orang lainnya berasal dari berbagai daerah seperti EK (38), warga Sidoarjo, Jawa Timur, FA (25), warga Kuningan, Jawa Barat, dan CL (22) warga Ibu Kota Jakarta.

"Kelima pengedar tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka," sebut Hartoyo.

Polisi, sambung Wakapolrestabes, menduga lima orang ini masih ada hubungannya dengan pengedar narkotika sabu-sabu jaringan Medan, Sumatera Utara yang terindikasi selama ini selalu mendapat pasokan sabu-sabu dari negara Cina.

Satu hal yang pasti, AKBP Hartoyo menandaskan, peredaran sabu-sabu oleh lima orang tersangka ini dikendalikan oleh seorang berinisial AA, yang saat ini berstatus narapidana dan sedang menjalani masa hukuman di salah satu Lembaga Pemasyarakatan wilayah Jawa Timur.

Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan banyak pelaku lain yang terlibat.

"Barang buktinya juga masih bisa bertambah karena proses penyelidikan masih terus berlangsung," ucap AKBP Hartoyo. (rga)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…