BACASAJA.ID - Seorang perampok di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan bernama Arifin (37), tak hanya sadis, ia juga tergolong nekat dan santuy.
Bagaimana tidak, Arifin melakukan perampokan di lokasi ATM yang ramai, secara spontan. Tak hanya disatu tempat, pria pengangguran itu rupanya beraksi di dua tempat dalam kurun waktu berdekatan.
Lumrahnya, para pelaku kejahatan konvensional sebelum beraksi, mereka telah merencanakan bahkan memetakan target.
Aksi Arifin tersebut kemudian viral di berbagai lini media sosial sebelumnya akhirnya ia diciduk polisi beberapa jam kemudian.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Bacasaja.id, perbuatan terlarang pria 37 tahun itu berawal saat ia berada di parkiran hotel Kharisma, jalan KS Tubun No 36, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada Senin (28/6) sekira pukul 16.45 wita.
Kala itu, Arifin bermaksud menemui kekasihnya yang berada di hotel Kharisma. Tak lama berada di parkiran hotel yang terletak di tepi jalan kawasan teramai di kota Banjarmasin itu, Arifin melakukan perbuatan terlarangnya.
Dalam rekaman kamera CCTV mesin Box ATM, tepat pada pukul 16.45.59 wita, Arifin yang mengenakan penutup wajah plus helm warna hitam itu masuk ke salah satu bilik box ATM.
Dengan sebilah pisau belati di tangan kanan, ia terlihat mengancam seorang perempuan dan meminta seluruh barang berharganya.
Hanya dalam tempo 59 detik, Arifin berhasil membawa kabur uang tunai, perhiasan emas serta telepon genggam korban yang belakangan diketahui bernama Karin (27).
Pelaku pun kabur di tengah keramaian lalu lalang pengguna jalan KS Tubun, Banjarmasin Selatan. Selang satu jam kemudian, tersiar kabar di media sosial perihal perampokan di mesin box ATM yang terletak di halaman Mini Market Yuyun, kawasan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat.
Kabar tersebut menyampaikan bahwa seorang perempuan dirampok saat berada di dalam bilik ATM.
Saksi mata menyebutkan pelaku dengan ciri-ciri yang sama persis dengan aksi perampokan di mesin box ATM hotel Kharisma. Yakni mengenakan penutup wajah (masker), helm warna hitam, jaket hitam dan mengendarai sepeda motor matic warna hitam.
Aksi Arifin Senin sore itu kemudian viral di jagat maya. Media sosial Facebook, Instagram hingga Group-group WhatsApp, ramai membahas perampokan tersebut. Polisi pun kelabakan dibuatnya.
Hingga akhirnya Arifin berhasil dibekuk tim gabungan jajaran Polda Kalsel dengan back up Macan Kalsel pada Selasa (29/6) pagi di tempat persembunyiannya, kawasan perumahan Handil Bakti, Kabupaten Batola.
Dengan wajah lesu dan kaki kanan berbalut perban warna putih akibat timah panas petugas yang bersarang, Arifin digiring polisi ke Polsek Banjarmasin Selatan guna mempertanggungjawabkan perbuatan terlarangnya.
"Alhamdulillah, berkat kegigihan petugas gabungan, pelaku perampokan di dua lokasi mesin ATM berhasil kita amankan tak kurang dari 1x24 jam. Saat ini pelaku berada di Mako," ucap Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono, kepada Bacasaja.id di Banjarmasin. (Edo)
Editor : Redaksi