Ungkap Kode Transaksi Narkoba, KBO Reskoba Polres Tulungagung: Pecandu Itu Monyet

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pengguna narkoba yang tertangkap polisi.
Ilustrasi pengguna narkoba yang tertangkap polisi.

i

BACASAJA.ID – Pengungkapan kasus narkoba terus dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Tulungagung selama pandemi covid-19. Bahkan dalam semester pertama tahun 2021 ini sudah mencapai 90 kasus.

Padahal jika melihat data yang dimiliki oleh Satresnarkoba Polres Tulungagung, selama 2019 yang lalu 102 kasus penyalahgunaan Narkoba bisa diungkap, kemudian di tahun 2020 berhasil diungkap 113 kasus.

“Selama pandemi ini ungkap kasus penyalahgunaan narkoba meningkat,” ujar Kasat Reskoba Polres Tulungagung melalui KBO Reskoba, Iptu Maryudi, Kamis (8/7/21).

Dirinya memperkirakan, kasus ungkap penyalahgunaan narkoba bakal lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Disinggung cara masuknya narkoba ke Tulungagung? Maryudi jelaskan pengedar punya banyak cara.

Biasanya mereka bertransaksi menggunakan kode-kode yang diketahui oleh kelompok mereka.

Dirinya mencontohkan, ada sebutan bagi narkoba dan pembeli/pengguna narkoba. Untuk narkoba biasanya disebut nama buah seperti pisang. Sedang pengguna disebut dengan nama hewan, “monyet” misalnya.

“Jadi kalau mau bertransaksi mereka akan bilang butuh pisang karena banyak monyet,” katanya.

Kondisi sulit saat pandemi ini tak menyurutkan pengedar untuk memasarkan barang haramnya. Mereka mempunyai trik untuk menjerat pecandu-pecandu baru.

Dari pengamatan yang dilakukan sejak awal tahun 2000an, pengedar awalnya memberikan narkoba gratis pada mangsanya. Saat mereka mulai kecanduan, maka mereka akan dipaksa beli.

Atau jika tidak mempunyai uang untuk membeli, mereka akan dipaksa untuk memasarkan barang haram itu, dengan imbalan narkoba dan uang berlimpah.

1 gram sabu dipasaran biasanya dihargai 1,5-2 juta per gram. Pengedar memilih menjual dengan sistem paket hemat.

Dengan paket hemat, 1 gram sabu dipecah menjadi beberapa paket dengan harga lebih terjangkau.

“Kalau 1 gram sabu sekitar 1,5-2 juta, dengan paket hemat 1 gram bisa jadi 4 juta,” jelasnya.

Maryudi jelaskan wilayah tertinggi di Tulungagung yang menjadi peredaran gelap narkoba masih berada di Kecamatan Ngunut.

Ngunut menjadi zona merah peredaran Narkoba karena lokasi geografisnya yang ada di persimpangan dengan kabupaten lain.

Letak geografis Ngunut bisa dijangkau melalui darat dan transportasi sungai.

“Karena lokasinya ada di persimpangan, banyak rumah kos juga disana, jadinya bisa dengan mudah menjadi tempat transaksi dan peredaran, kemudian yang kita amankan juga bukan hanya orang luar tapi warga disana juga,”jelasnya.

Maryudi jelaskan, ungkap yang dilakukan hanya sebagian kecil peredaran gelap narkoba.

Peredaran gelap ditelan laksana fenomena gunung es. Masih banyak penyalahgunaan narkoba yang belum berhasil diungkap.

“Yang kita ungkap hanya sebagian kecil saja, yang belum terungkap jauh lebih banyak,” pungkasnya. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

JAKARTA- Istana Kepresidenan membantah klaim pemeriksaan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus mendapat izin Presiden terlebih dahulu. Penegasan tersebut…

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…