BACASAJA.ID - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik menjadi program unggulan di Universitas Bhayangkara Surabaya.
Universitas membekali beberapa tema ilmiah untuk dipecahkan permasalahannya oleh mahasiswa terbagi 15 anak dalam satu kelompok tersebar di beberapa desa di Jawa Timur.
Salah satu program KKN tematik yakni Kelompok 46 ini di bimbing oleh Dosen bernama Bagus Ananda Kurniawan. S.AP M.AP. dan ketua kelompok 46 Vannia Fadhillah.
Kelompok 46 ini melangsungkan program KKN Tematik hampir satu bulan penuh dari tanggal 29 mei - 30 Juni 2021 tepatnya di Desa Cangkring, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
"Desa Cangkring memiliki julukan sebagai desa wisata dan kaya akan UMKM produk olahan. Akan tetapi belum terekspose oleh dunia luar. Program kerja unggulan dari kelompok 46 KKN UBHARA ini berkerjasama dengan perangkat Desa Cankring dengan mengadakan penghijauan taman," terang Dosen Pembimbing, Bagus Ananda Kurniawan, Minggu (11/7/2021).
Penghijauan taman ini dilakukan dengan menanam tumbuhan untuk penghijauan di sekitar Kampoeng Cangkring Edupark dan mendaftarkan alamat kampoeng Cangkring Edupark ke goggle map dan facebook.
Selain itu, bentuk kerjasama lain antara para pelaku UMKM produk olahan Desa Cangkring dengan kelompok 46 Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam membentuk media pemberdayaan pelaku produk olahan UMKM Desa Cangkring.
Kemudian, mengadakan monitoring evaluasi (monev) diselingi bazar dengan mengundang para pelaku produk olahan UMKM dan akademisi bidang kewirausahaan membekali wawasan pemasaran kepara pelaku produk olahan serta membantu membuatkan marketplace online di google maupun pasar online digital lainnya.
"Meski ditengah musim pandemi covid 19, mahasiswa yang tergabung di KKN Kelompok 46 ini sangat antusias dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung," terangnya.
Hal ini senada disampaikan oleh Ketua KKN Kelompok 46, Vannia Fadhillah menjelaskan, program kerja dikelompok sangat banyak membantu melakukan promosi Desa wisata Kampoeng Cangkring Edupark dan produk olahan UMKM desa ke masyarakat diluar Desa Cangkring.
"Ini sangat membantu untuk melakukan promosi agar banyak masyarakat yang mengetahui potensi di Desa Cangkring," tandas Vannia. (byta/rg4)
Editor : Redaksi