Partai NasDem Rekom Panhis Lawan Gatut Sunu dalam Bursa Wakil Bupati Tulungagung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Djadi (tengah), Panhis (kanan) saat tunjukkan rekomendasi dari DPP Nasdem.
Ahmad Djadi (tengah), Panhis (kanan) saat tunjukkan rekomendasi dari DPP Nasdem.

i

BACASAJA.ID - DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) akhirnya keluarkan nama melawan Gatut Sunu, calon wakil bupati dari PDIP dalam kontestasi wakil Bupati periode 2018-2023.

Nama itu adalah Panhis Yodi Wirawan, seorang notaris di Kabupaten Tulungagung. Panhis merupakan ketua Dewan Pakar DPD Nasdem Kabupaten Tulungagung.

Rekomendasi Panhis untuk bertarung dalam pemilihan Wakil Bupati diumumkan oleh DPD Nasdem Kabupaten Tulungagung pada Kamis (15/7/21) di Kantor DPD Nasdem Kabupaten Tulungagung.

Rekom ini diterima oleh DPD dari DPP pada Selasa (13/7/21) lalu di Kediri. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua DPD Nasdem Kabupaten Tulungagung, Ahmad Djadi.

Dalam keteranganya, Djadi ungkapkan penunjukan Panhis sepenuhnya kewenangan DPP Nasdem.

“Itu urusan DPP!” kata Djadi.

Sebelum keluarnya nama Panhis, santer terdengar ada 2 nama yang bakal melawan Gatut Sunu.

Nama itu adalah Ahmad Djadi dan Heru Marsudi. Kedua nama itu merupakan kader partai pimpinan Surya Paloh.

Belakangan muncul nama Panhis. Djadi berdalih banyak kader yang diajukan sebagai calon wakil bupati dari Nasdem.

Namun akhirnya DPP menjatuhkan pilihan pada sosok adik politikus The Hong Sem, anggota DPRD Tulungagung dari partai yang sama.

Tak banyak track record yang diketahui dari sosok Panhis, selain profesinya sebagai notaris kawakan di Tulungagung.

Disinggung lobi atau komunikasi yang dilakukan dengan partai lainya, Djadi terangkan sudah melakukannya, meski belum ke jenjang yang lebih intens.

“Ya sebatas guyon parikeno (setengah serius) tidak ada permintaan tolong atau sebagainya,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya bakal mengirimkan surat pada Bupati, menyampaikan sudah ada calon wakil bupati dari Nasdem. Lalu akan berkirim surat ke DPRD untuk selanjutnya.

Saat ditanya peluang Panhis melawan Gatut Sunu dalam konstestasi pemilihan wakil bupati. Djadi ungkapkan akan berjuang memenangkanya.

Tetapi dirinya enggan membocorkan langkah yang diambil untuk pemenangan ini.
Pengumuman rekomendasi terhadap Panhis tertinggal jauh dari Gatut Sunu.

Namun Djadi ungkapkan hal itu bukanlah tolok ukurnya. Dirinya tetap optimis bisa menyusul popularitas Gatut Sunu.

“Tidak ada kata terlambat, setiap calon punya strategi sendiri-sendiri,” jelasnya.

Sayangnya, dalam konferensi pers ini, Panhis yang memakai batik coklat tidak berkomentar sama sekali. Djadi melarang Panhis berkomentar sebelum ada penetapan dari DPRD Kabupaten Tulungagung. (t.ag/JP/rg4).

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…