Pinjami Teman Motor punya Mertua, Pria Lakarsantri Ini Gigit Jari saat sang Sahabat tak Kunjung Kembali

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku, RN yang membawa kabur motor milik mertua Samsul. 
Pelaku, RN yang membawa kabur motor milik mertua Samsul. 

i

BACASAJA.ID - Maksud hati menolong teman, apa daya ditipu mentah-mentah. Begitulah gambaran yang sesuai ditujukan kepada Samsul Hidayat (41), warga Lidah Wetan, Surabaya.

Soalnya, dia punya niat baik untuk meminjamkan unit motor matiknya kepada sang sahabat. Tapi oleh sang kawan, motornya malah dibawa tak kunjung dikembalikan.

Menyadari motornya dibawa kabur, Samsul lantas mengadu ke Mapolsek Lakarsantri. Sampai sekarang pihak kepolisian masih menggelar penyelidikan atas kasus yang dilaporkan Samsul.

"Motor yang dibawa lari itu punya mertua saya. Kejadiannya telah saya laporkan ke Polsek Lakarsantri," tutur Samsul, Kamis (21/7/2021).

Samsul lantas menceritakan, kejadian itu bermula ketika dia baru saja mengantar kakak iparnya kontrol di Rumah Sakit (RS) Sejahtera Wiyung pada Senin (19/7) sekitar pukul 09.30. 

Sampai di rumah sudah ada RN, mantan suami Karni. Karena sikapnya yang sopan santun dan dikenal baik, sehingga Samsul tidak menaruh curiga. 

"Karni adalah teman istri RN, yang kini tinggal Jalan Babatan, Wiyung. Dan sebelum bercerai keduanya memang sering berkunjung ke rumah saya," jelas Samsul. 

Setelah berbincang-bincang sebentar, RN mengutarakan niatnya untuk pinjam motor milik mertuanya. Karena tidak mempunyai rasa curiga sedikitpun, Samsul akhirnya meminjamkannya serta kunci kontak dan STNK motor. 

"RN beralasan pinjam motor sebesar untuk ambil celana dan pakaiannya yang tertinggal di rumah mantan istrinya (Karni) di  daerah Babatan Wiyung," beber Samsul. 

Sebab, saat datang ke rumahnya, RN di antar temannya naik motor. Selain itu, dia memang hanya mengenakan celana pendek dan kaos. 

Sebelum pergi membawa motornya, Samsul terlebih dulu mengingatkan kepada RN agar kembali pada pukul 12.00, karena hendak dipakai untuk mengambil hasil lab di RS Sejahtera Wiyung.

Namun setelah ditunggu hingga batas waktu yang disepakati, RN tidak kunjung kembali bersama motor, sehingga membuat Samsul panik.

"Saya kemudian menghubungi nomor HP Karni, mantan istri RN, untuk mengecek. Ternyata RN tidak ada di sana," ungkap Samsul.

Malahan, masih kata Samsul, Karni memarahinya dan bilang kenapa dipinjamkan motornya kepada RN. Lagian wanita itu mengatakan sudah tidak ada urusan lagi dengan RN karena sudah bercerai. 

Selain itu, dari keterangan Karni inilah Samsul mendapatkan informasi bila yang mencarinya bukan dia saja, melainkan banyak orang yang datang ke rumahnya untuk mencari keberadaan RN. 

"Dari istrinya itu, saya tahu jika RN tak hanya membawa kabur motor, tapi juga mencuri uang dan HP," ujar Samsul. 

Karena kesabaran Samsul sudah habis, akhirnya melaporkan perbuatan RN ke polisi.

"Saat ngobrol dengan saya, RN ngakunya saat ini tinggal di daerah Simo dan tidak bekerja," pungkas Samsul. (jem/rg4)

Berita Terbaru

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…