Latihan Ketahanan Silat, Pemuda Tulungagung Ini Meregang Nyawa usai Dipukul dan Ditendang Empat Pelatih

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban kekerasan Fajar Luthfi.
Korban kekerasan Fajar Luthfi.

i

BACASAJA.ID - Satreskrim Polres Tulungagung menangkap empat anggota perguruan silat. Pasalnya mereka disangka telah mengakibatkan kematian seorang pemuda bernama Fajar Lutfi (23), warga desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Christian Kosasih menjelaskan, akibat kejadian ini 4 orang pelatih silat ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita sudah menetapkan empat tersangka,” ujar Kasat Reskrim, Rabu (28/7/21).

Menurut Kasat Reskrim, empat orang ini diduga melakukan penganiayaan secara berangkai terhadap korban, hingga korban berujung kematian korban pada Senin (26/7/21) malam sekitar pukul 22.00 di rumah salah satu ketua perguruan silat itu di Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu.

Dari hasil otopsi terhadap jasad korban, terdapat luka pada bagian tubuh korban akibat pukulan benda tumpul.

“Kronologisnya saat mereka mengadakan latihan, korban mengalami pukulan di bagian dada dan menyebabkan korban tidak sadarkan diri,” jelas Kasatreskrim.

Mengetahui korban tak sadarkan diri, keempat tersangka dan teman latihan korban berusaha menolong korban. Tubuh korban dibalur dengan minyak kayu putih, namun korban tetap tak sadarkan diri.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Boyolangu untuk mendapat pertolongan pertama pada pukul 23.15 WIB. Sesampainya di Puskesmas pada pukul 23.30, korban sudah dinyatakan meninggal. Korban meninggal di perjalanan.

“Sempat dibawa ke puskesmas pada waktu itu, cuma dalam perjalanan korban meninggal,” kata Kasatreskrim.

Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Awalu Abas menjelaskan sudah memeriksa 11 saksi. Dari 11 saksi itu, 4 sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keempat tersangka adalah ER (20), FA (17), FI (23) dan MO (16). Mereka merupakan orang yang melatih korban berlatih silat.

“Pelatih ini secara bergantian melakukan kegiatan yang salah satunya melatih ketahanan dengan melakukan tendangan dan pukulan,” kata Awalu.

Latihan ketahanan ini dilakukan secara bergiliran. Korban dipukul dan ditendang secara bergiliran oleh keempat pelaku. Saat tendangan terakhir oleh ER ke tubuh depan, korban jatuh tersungkur dan sempat mengerang kesakitan, lalu tak sadarkan diri.

“Ada semacam bekas di ulu hati, kita tidak bisa memastikan (pukulan atau tendangan),” terangnya (t.ag/JP/rg4).

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…