Trenggalek kembali Dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak dari Kementerian PPPA

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana penyerahan penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian PPPA kepada Pemkab Trenggalek secara virtual.
Suasana penyerahan penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian PPPA kepada Pemkab Trenggalek secara virtual.

i

BACASAJA.ID - Untuk yang kesekian kalinya kabupaten Trenggalek kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak. Meski dalam kondisi di tengah Pandemi Covid 19, Kabupaten Trenggalek dinobatkan kembali menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Bahkan penghargaan yang diterima kali ini naik eskalasi dari madya menjadi nindya, penghargaan langsung diserahkan kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin oleh Kementrian PPPA secara virtual di Gedung Smart Center, Kamis (29/7/2021).

BACA JUGA: Warga Dikenai Biaya Screening Covid-19 di Puskesmas, Bupati Trenggalek Datang dan Minta Maaf

Disela acara penghargaan Bupati M.Nur Arifin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan seluruh OPD.

"Allhamdullilah dalam penghargaan saat ini kita naik satu peringkat dari yang kemarin madya Nindya. Satu tahap lagi ke utama," ujarnya di depan awak media.

Untuk utama sendiri baru ada empat kota, lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Ipin menambahkan, "Dan belum ada kabupaten. Mungkin besok kita bisa menjadi salah satu kabupaten yang paling awal untuk mendapat predikat kabupaten layak anak," lanjutnya.

Kadinsos P3A Kabupaten Trenggalek, dr. Ratna Sulistyowati membenarkan bawasannya penghargaan Kabupaten Layak Anak yang di terima Trenggalek ini naik satu tingkat.

BACA JUGA: Pemkab Trenggalek Hati-Hati Beri Relaksasi PPKM Level 3, Bupati Gus Ipin: Kita Lihat sampai Tanggal 25 Juli

Menurutnya Trenggalek pernah mendapatkan pratama 1 kali di awal-awal. Kemudian Madya 2 kali berturut-turut dan sekarang ini nindya. "Pertama kita mendapat pratama terus madya, madya dan sekarang Nindya," ungkap Kadinsos perempuan ini.

Dijelaskan oleh perempuan yang juga berprofesi dokter ini, "menjadikan Kabupaten layak anak ini tidak hanya tugas Dinas Sosial, melainkan tugas bersama semua OPD. Alhamdulillah dengan kita terus berkoordinasi dengan semua OPD, bahkan sampai tingkat desa disambut dengan baik," lanjutnya.

Mereka mulai membentuk desa layak anak dan alhamdulillah tahun ini kita bisa naik ke posisi nindya.

BACA JUGA: KUA-PPAS 2022, Komisi III DPRD Trenggalek Kritisi Minimnya Anggaran di Sebagian OPD

Komitmen Pemkab Trenggalek untuk menjadikan Trenggalek menjadi daerah yang inklusif tidak perlu diragukan kembali. Saat ini perda layak anak tengah digodok. Terus desa desa juga mulai mengalokasikan anggaran untuk pemenuhan hak-hak anak dan membentuk desa layak anak.

Desa ramah anak ini diharapkan pemkab Trenggalek semakin berkembang. Bahkan ada beberapa desa telah mendeklarasikan diri menjadi desa inklusif, tutupnya. (j/g/rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…