5 Tips Memilih Skincare yang Benar ala Dokter Spesialis Kulit Unair

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. (Stocksnap)
Ilustrasi. (Stocksnap)

i

BACASAJA.ID – HAMPIR semua wanita ingin tampil sehat dan menarik. Merawat kulit merupakan salah satu cara untuk mencintai diri sendiri. Tidak jarang wanita merawat tubuh dan wajahnya menggunakan produk kecantikan atau skincare.

Namun, tidak semua wanita mengetahui produk skincare yang cocok untuk dirinya. Lantas, bagaimana cara memilih produk skincare yang baik?

Dokter Medhi Denisa Alinda, Sp.KK, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) mengungkapkan bahwa pemilihan skincare yang tepat harus dibarengi dengan cara pengaplikasian yang benar sehingga akan mendapatkan hasil yang optimal.

“Dalam penggunaan skincare, pasien diharapkan melakukan perawatan sesuai anjuran dokter, sehingga akan lebih cepat untuk mencapai hasil yang diinginkan,” ungkapnya, Selasa (8/7/2021).1

1. Sesuaikan dengan jenis kulit

dr Medhi, sapaan karibnya, menjelaskan ada lima macam jenis kulit, diantaranya yaitu kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, kulit kombinasi, dan kulit sensitif. Maka dari itu periksakan dahulu kondisi kulit kepada dokter agar tidak salah dalam menentukan jenis kulit. Tanpa mengetahui tipe kulit, maka akan sulit untuk menentukan skincare yang tepat.

“Jangan termakan dengan iklan yang mengatakan produk tersebut cocok untuk semua kulit,” ucapnya.

 2. Pastikan produk skincare terdaftar BPOM

Dokter yang juga menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) itu menyarankan sebelum membeli produk, terlebih dahulu dapat membuka website resmi BPOM untuk memastikan produk telah terdaftar di BPOM. Hal itu dilakukan agar dapat menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Banyak produk yang memalsukan izin BPOM. Jadi agar valid Anda bisa langsung cek di website resmi BPOM,” ungkapnya.

 3. Teliti melihat komposisi produk

Dalam suatu produk skincare memiliki komposisi yang berbeda-beda. Dengan melihat komposisi, konsumen dapat mengetahui apakah produk tersebut cocok digunakan pada jenis kulitnya. Hal itu berfungsi untuk menghindari reaksi alergi.

Kemudian, sambung dr Medhi, jenis kulit yang biasanya tidak memiliki pantangan dalam penggunaan skincare adalah jenis kulit normal.

“Jika kulit berminyak harus menghindari produk yang oily, biasanya penggunaan gel lebih disarankan. Kalau untuk kulit kering sendiri, hindari penggunaan produk yang mengandung alkohol, dan untuk kulit sensitif hindari produk yang mengandung alkohol maupun pewangi,” tutur dokter asal Surabaya itu.

 4. Produk dengan kandungan sunscreen atau sunblock

Indonesia merupakan negara tropis dengan intensitas cahaya matahari yang cukup banyak. Sehingga, pemilihan produk yang mengandung sunscreen atau sunblock berguna untuk menangkal sinar UVA, UVB, maupun UVC. Sinar UV tersebut dapat menembus kulit dan menyebabkan penuaan dini.

“Sunscreen maupun sunblock itu fungsinya sama saja yaitu untuk melindungi kulit dari sinar UV, cuma berbeda di cara kerjanya,” jelasnya.

 5. Hindari Produk yang menawarkan hasil instan

Produk skincare yang baik membutuhkan waktu cukup lama untuk mempercantik kulit secara alami. Biasanya hasil akan setelah melakukan perawatan selama satu sampai dua bulan. Sehingga skincare yang menawarkan hasil instan kemungkinan belum terjamin keamanannya.

“Dalam penggunaan skincare perlu adanya konsistensi, jadi tidak ada skincare yang hasilnya instan, semua butuh proses dan usaha,” tutupnya. (byta/rg4

 

Berita Terbaru

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak permohonan tersangka korupsi E-KTP, Paulus T…

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA- Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Kota Surabaya bukan sekadar piagam penghargaan administratif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya,…

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…