Vaksinasi Kedua Covid-19 di Tulungagung, Peserta Anjlok 40 Persen

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga saat disuntik vaksin Covid-19.
Warga saat disuntik vaksin Covid-19.

i

BACASAJA.ID - Jumlah warga yang mengikuti vaksinasi covid-19 dosis 2 Ali penurunan. Tak tanggung-tanggung, penurunan hampir mencapai separuh, atau sekitar 40 persen.

Diduga, warga mengikuti vaksinasi hanya untuk mendapat sertifikat vaksin sebagai syarat perjalanan.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka, menjelaskan tingkat kehadiran vaksinasi dosis 2 sekitar 60-75 persen dari penerima dosis pertama.

“Selama seminggu ini kami membuka vaksinasi untuk dosis ke-2. Yang datang hanya 60-75 persen saja,” ungkap Didik.

Dirinya menduga, warga yang ikut vaksin hanya mengejar sertifikat vaksin sebagai syarat perjalanan.

Setelah mendapat sertifikat vaksin, mereka . Serasa tak membutuhkan lagi dosis 2.

Padahal vaksin dosis 2 penting untuk membentuk kekebalan dari Covid-19.

“Kalau misalnya ada yang kelaur kota paling 1-2 persen saja. Ini angkanya sampai di atas 30 persen, jadi indikasinya mereka sengaja tidak mau mengakses dosis ke-2,” sambungnya.

Untuk itu, dirinya meminta pada masyarakat untuk melakukan vaksin dosis 2.

Warga yang belum mendapat suntikan dosis 2 diminta untuk mencari di mana saja ada vaksinasi.

Pihaknya memperbanyak lokasi vaksin dosis 2, seperti di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Tulungagung.

“Kalau belum dapat dosis dua, uber di mana pun anda mencari sampai dapat. Kami sediakan dosis dua, baik Astrazeneca maupun Sinovac di semua Faskes,” tegasnya.

Pihaknya sempat merilis data jumlah pasien Covid-19 rentang 1 Maret-28 Juli 2021 sebanyak 2.750 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 424 orang atau 15 persen sudah mendapat vaksin dosis 1.

Sedangkan yang sudah menerima vaksin lengkap sebanyak 51 orang, atau dua persen.

Sisanya pasien yang belum mendapat vaksin sebanyak 2.275 orang, atau 83 persen.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia di rentang waktu yang sama sebanyak 60 orang.

Satu di antara pasien yang meninggal dunia adalah warga yang sudah menerima suntikan vaksin lengkap.

Korban diketahui mempunyai penyakit penyerta diabetes melitus.
Sedangkan lima pasien meninggal adalah warga yang sudah menerima suntikan dosis pertama, setara delapan persen.

Sisanya sebanyak 54 pasien atau 90 persen yang meninggal dunia belum menerima suntikan vaksin sama sekali.

Vaksinasi dosis 1 dilakukan oleh Dinkes dengan menggelar vaksinasi massal dengan sistem Drive thru.

Sistem ini mampu menjangkau banyak orang dalam waktu singkat.
Belakangan cara ini dihindari dan lebih dipusatkan ke fasilitas kesehatan.

“Sekarang sering hujan, kami khawatir kalau di tempat terbuka. Selain itu kerumunan yang terjadi kadang sulit dikendalikan,” tutur Didik. (t.ag/JP/rg4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…