Dinkes Surabaya kembali Gelar Vaksinasi Dosis 1 untuk Pedagang di Pasar Tradisional

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pedagang saat mengikuti vaksinasi.
Salah satu pedagang saat mengikuti vaksinasi.

i

BACASAJA.ID - Setelah pelaksanaan vaksinasi bagi pedagang dosis 1 dan 2, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar vaksinasi di pasar tradisional.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), vaksinasi tersebut dilaksanakan di tiga pasar yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar Surya.

Tiga pasar itu yakni, Pasar Wonokromo, Pasar Tambahrejo dan Pasar Kapasan. Di tiga lokasi ini, para pedagang sangat antusias mendapatkan vaksin.

Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya, Taufiqurrahman mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan vaksinasi sebelumnya.

Menurutnya, vaksinasi dosis 1 telah dilaksanakan bulan Maret-April lalu, dilanjutkan dosis 2 sekitar bulan Mei-Juni.

Namun pada vaksinasi tersebut, masih ada pedagang yang masuk daftar tunggu untuk mendapatkan vaksin dosis 1.

“Nah, sekarang adalah melanjutkan vaksinasi itu bagi pedagang yang namanya sudah terdata dalam daftar tunggu,” Taufiqurrahman, Jumat (20/8/2021)

Ia menerangkan pada gelombang pertama, pedagang banyak yang mendaftar pada hari “H” pelaksanaan vaksinasi. Sedangkan vaksinasi itu dilaksanakan disesuaikan dengan jumlah dosis. Akhirnya, ada pedagang yang tidak mendapatkan vaksin di hari itu.

Meski demikian, PD Pasar Surya tetap mendata nama-nama yang telah mendaftarkan diri. Nama-nama itu selanjutnya dikirimkan ke Dinkes dan diajukan sebagai calon peserta vaksinasi.

“Jadi, sekarang ini pelaksanaan vaksinasi dosis 1 bagi nama-nama yang sudah terdata itu,” terangnya.

Ia juga menyatakan PD Pasar Surya terus berupaya mensosialisasikan pentingnya vaksinasi ke pedagang.

Salah satu langkahnya yakni memerintahkan kepala pasar untuk aktif sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi di unit pasar masing-masing.

Sosialisasi itu bisa dengan pendekatan ke pedagang. Misalnya, mengajak pedagang berbincang tentang banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin.

Hal itu dibuktikan dengan selalu membludaknya peserta vaksinasi massal baik yang dilaksanakan Pemkot Surabaya atau lembaga lain. Misalnya vaksinasi massal yang dilaksanakan di Gelora 10 November, lapangan Thor, atau di lokasi-lokasi lainnya.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat ingin divaksin. Karena itu saya berharap pedagang juga tidak takut divaksin," tambah Taufiqurrahman.

Di sisi lain, para pedagang antusias mendapatkan vaksinasi ini. Meski vaksinasi adalah untuk pedagang yang namanya sudah terdata, banyak pedagang yang mendaftarkan diri pada saat pelaksanaan vaksinasi.

“Kuota kita sekitar 400 orang. Ini nama-nama yang sudah terdata sebelumnya dan sudah diajukan ke Dinkes. Namun banyak yang daftar sekarang ini,” ujar Kepala Pasar Wonokromo Ketut Suko.

Karena kuota dosis tidak memenuhi, nama-nama yang mendaftarkan diri kembali akan didata. Selanjutnya data itu akan diajukan kembali ke Dinkes.

“Kalau pelaksanaan vaksinasi kapan? Kami mengikuti jadwal dari puskesmas (Dinkes),” tambahnya.

Hal yang sama terjadi di Pasar Tambahrejo. Pada hari kuota vaksinasi dosis 1 adalah 241 pedagang. Namun banyak yang mendatangi lokasi vaksinasi dan mendaftarkan diri.

“Mereka yang tidak tervaksin hari ini tetap kita data. Nantinya kita ajukan ke Dinkes dan diusulkan,” ujar Jadwiga Junartin.

Sementara itu, di Pasar Kapasan jumlah peserta vaksinasi mencapai 1.100 orang.

"Mereka adalah pedagang yang sebelumnya juga masuk daftar tunggu," ujar Kepala Pasar Kapasan Else Tatipata. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…