Kasus Dugaan Penggelapan Uang, David NOAH akhirnya Penuhi Panggilan Polisi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
David NOAH. (Polda Metro Jaya)
David NOAH. (Polda Metro Jaya)

i

BACASAJA.ID - David NOAH sebagai terlapor kasus dugaan penggelapan uang sebanyak Rp1,15 miliar akhirnya datang memenuhi panggilan polisi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/8/2021).

Sebelum ini, David NOAH dilaporkan oleh LY sebagai pihak pelapor yang mengaku sebagai korban penggelapan uang. Laporan itu dilakukan pada 5 Agustus 2021 dan terdaftar dengan nomor laporan LP/B/3761/SPKT Polda Metro Jaya.

Pada panggilan pertama, David NOAH sempat mangkir. Namun, dia datang memenuhi panggilan pemeriksaan polisi pada panggilan kedua. Sekarang, keyboardis NOAH band itu tengah melakoni pemeriksaan oleh polisi.

“Iya benar, yang bersangkutan sekarang sedang diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya," cetus Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (24/8/2021).

Menurut Yusri, kasus dugaan penggelapan uang tersebut masih bersifat pemeriksaan dan penyelidikan. Lebih jauh, pihak kepolisian mengungkap kasus ini bermula dari perjanjian bisnis antara David NOAH dan LY.

Kala itu, David meminjam uang dengan nilai total Rp1,15 miliar. Dia berjanji bakal mengembalikan dana tersebut dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan. Hanya saja, menurut korban LY, janji tersebut tak kunjung ditunaikan.

Kuasa hukum David NOAH, Hendra Prawira Sanjaya mengatakan, dana yang dipinjam dari LY itu langsung masuk ke rekening perusahaan. David, kata Hendra, tidak punya kewenangan untuk memanfaatkan uang itu.

"Kan dia Direktur Komunikasi, bukan Keuangan atau Direktur Utama, apalagi menikamati uang, itu tidak ada,” jelas Hendra, beberapa waktu lalu.

Baru setelah itu, David NOAH buka suara. Menurutnya, setelah uang pinjaman itu terjadi, perusahaannya mengalami banyak masalah. Salah satu yang membuat perusahaannya kolaps adalah pandemi Covid-19 yang berdampak pada molornya proyek.

David sendiri mengaku sudah memberitahu masalah yang terjadi pada perusahaannya ke LY. Hanya saja, LY tidak mau tahu.

“Dari saya pribadi, karena dia teman saya. Jadi, secara moral saya mau bertanggung jawab, tetapi ditolak,” ujar David.

Meskipun demikian, ia mengaku beberapa kali ingin membayar dengan berbagai cara seperti dicicil, namun pihak LY tetap menolaknya hingga melaporkan ke polisi. (rg4)

Berita Terbaru

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

SURABAYA – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak keluarga, sekolah, dan pemerintah memperkuat upaya pencegahan perundungan terhadap anak. S…

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYA - Dalam upaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar…

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat turun langsung melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Mamuju untuk mencari akar persoalan penyaluran bahan bakar m…

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

SURABAYA – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Heritage Walk: Resolusi Jihad pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan y…