Terdampak Pembangunan Program KOTAKU, Rumah Warga Tulungagung Rusak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dapur Supardi ambrol akibat pengerjaan saluran air Program KOTAKU.
Dapur Supardi ambrol akibat pengerjaan saluran air Program KOTAKU.

i

BACASAJA.ID - Warga RT.3 RW.8 Kelurahan Kuthoanyar Kecamatan Tulungagung memprotes pembangunan saluran air Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) 2020.

Pasalnya, akibat pembangunan saluran air yang berada ditengah pemukiman ini, merusak sebagian rumah warga.

Rumah Supardi (65) salah satunya. Akibat pengerukan saluran air dengan menggunakan alat berat ini, tembok kamar mandi dan dapurnya ambrol.

Sehingga bagian dapur dan kamar mandinya terbuka. Kejadian ambrolnya tembok itu terjadi pada Jum’at (31/12/21) lalu.

“Kena keruk kapal keruk ini ambrol, pertama gerong lalu ambrol,” jelas Supardi, Senin (3/1/22).

Setelah temboknya ambrol, posisi lantai dapur miliknya menggantung dan rawan ambrol. Saat hujan, dirinya khawatir rumahnya ikut ambrol, sehingga dirinya harus mengungsi ke rumah kerabatnya.

“Untuk sementara mengungsi dulu,” katanya.

Supardi meminta agar kerusakan rumahnya mendapat ganti rugi dari pelaksana proyek.

Senasib, teras rumah Atin (38) juga menggantung dan rentan ambrol. Beberapa bagian teras sudah retak dan bisa sewaktu-waktu ambrol.

Selain rumahnya dan rumah Supardi, setidaknya ada 4 rumah lainya yang alami nasib serupa.

"Sedikitnya 6 Rumah rusak terdampak akibat pembangunan saluran air tersebut,"ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah ,Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Tulungagung, Anang Pratistianto mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat laporan kerusakan rumah warga tersebut.

Meski demikian jika memang benar rusak akibat pengerjaan proyek program KOTAKU, pihaknya bakal memperbaiki kerusakan tersebut.

"Pasti dilakukan perbaikan itu, akan kita klarifikasi dulu, "ujarnya.

Menurut Anang kerusakan rumah warga merupakan salah satu resiko akibat pembangunan tersebut. Sehingga perbaikan rumah warga yang rusak sudah diantisipasi.

Nantinya akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu serta pendataan berapa jumlah rumah yang rusak.

Mantan Camat Kedungwaru itu menjelaskan, saluran air ini akan dibangun menggunakan boks culvert.

Sehingga saluran air itu bisa difungsikan sebagai jalan.
Nantinya setelah dibangun kondisi jalan di bantaran sungai tersebut, kondisi jalanya akan menjadi lebih lebar.

Program Kotaku di Tulungagung awalnya ditargetkan selesai akhir Desember 2021, namun mundur menjadi Maret 2022.

Kendala teknis menjadi dalih mundurnya jadwal program KOTAKU. Salah satunya kontruksi drainase di daerah Tretek-Kutoanyar terbuat dari batu. Sehingga, proses pembongkaran untuk perubahan drainase box culvert membutuhkan waktu lebih lama (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Surabaya - Layar handphone (HP) boleh semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, jangan sampai kemajuan teknologi membuat generasi muda lupa dengan…

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai RW 6 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya pada Rabu …

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

SURABAYA - Bantuan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimanfaatkan anak-anak muda di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk …

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran saat mendaftar sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian,…

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

JAKARTA– Mahkamah Konstitusi tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma …

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengusulkan pembangunan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di wilayah mereka. Aspirasi t…