Perakit Bom Ikan yang Dibekuk Ditpolairud Jatim, Ternyata Doyan Nyabu

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka perakit bom ikan yang ditangkap Ditpolairud Jatim ternyata mengonsumsi sabu. (Foto : Arry)
Tersangka perakit bom ikan yang ditangkap Ditpolairud Jatim ternyata mengonsumsi sabu. (Foto : Arry)

i

BACASAJA.ID - Selain merakit bom ikan dengan barang bukti berton-ton potasium, tersangka bernama M Baidowi (43) rupanya juga mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Ini diketahui setelah polisi menggeledah barang bukti bahan baku untuk membuat bom rakitan di rumahnya.

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (23/12/2020) siang di rumahnya. Selain menemukan detonator dan potassium, juga menemukan barang bukti sabu.

Sabu tersebut ditemukan dalam plastik dengan berat 0,23 gram lengkap dengan perangkat alat isapnya. "Selain mengamankan barang bukti bahan membuat bom ikan, petugas juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu milik tersangka," ujar Komjen Pol Agus dikutip Selasa  (29/12/2020).

Sabu tersebut dikonsumsi pelaku ketika melakukan pembuatan atau merakit bom ikan miliknya. Alasannya agar cepat terselesaikan dan bisa menjualnya ke pelanggannya dengan cepat dan banyak.

"Sabu tersebut dikonsumsi dengan alasan pelaku bisa lancar dalam merakit bom ikan miliknya," katanya.

Pelaku pun disangkakan dua pasal akibat kepemilikan sabu tersebut. Ia dikenakan Pasal 127 Ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika Jo Pasal 55,56 KUHP Pidana.

"Setiap penyalagunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana 4 (Empat) tahun penjara," jelasnya.

Sekedar diketahui, M Baidowi ditangkap oleh Tim gabungan dari Ditpolairud Polda Jatim dan Korpolairud Baharkam Polri karena merakit bom ikan dengan total 1.207 selonsong detonator dan potassium beratnya mencapai 13,9 ton.Bom ikan tersebut dijual setelah mendapat pesanan dari warga Makassar, Sulawesi Selatan.

Potasium Chlorate itu dijual tersangka dengan harga Rp. 35.000/Kg, selain itu Sumbu Detonator dijual dengan harga Rp. 20.000/Pcs. Diketahui tersangka sudah menekuni bisnis jual beli Potasium Cholrate sudah ia lakukan selama 2 tahun sejak tahun 2018.(Arry)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…