Kunker Dewan Tulungagung Tertunda Akibat Hasil Tes Covid-19

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Tulungagung dari PPP Endriyani
Anggota DPRD Tulungagung dari PPP Endriyani

i

bacasaja.id - Berubahnya hasil tes Covid-19 membuat anggota DPRD Tulungagung terusik. Pasalnya, dua kegiatan perjalanan kunjungan kerja tertunda. Anggota DPRD Tulungagung dari PPP Endriyani menyampaikan, awal ketidaknyamanan ini bermula sekitar bulan Agustus 2020 lalu.

Sepulang kunjungan kerja (kunker) dari Semarang, Jawa Tengah, dirinya wajib ikut tes rapid bersama seluruh anggota komisi D DPRD Kabupaten Tulungagung. Setelah kunjungan dari Semarang saat itu di rapid, hasilnya dua orang dinyatakan reaktif. Satu diantaranya adalah dirinya.   Karena reaktif rapid, Endriyani bersama anggota lain yakni Andri Santoso (F-Golkar) harus menjalani karantina mandiri di rumah sesuai protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah.

“Namun, setelah dilakukan tes swab pada semua anggota dewan, Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ujar Endriyani, Sabtu (17/10/20).

Sebelum diswab, lanjut Endriyani, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung telah datang ke rumahnya di Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, untuk melakukan tracing kontak terdekat. Setelah dirapid dan swab, semua anggota keluarga Endri juga dinyatakan negatif. Sampai di sini, Endri yang juga istri Kepala Desa ini masih mengikuti semua petunjuk yang diberikan padanya.

Namun, pada tanggal 07 Oktober 2020 lalu, Endriyani dan semua anggota Komisi D kembali wajib dirapid tes. Pasalnya, sebelum berangkat kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat, semua anggota harus dipastikan sehat dan negatif Covid-19.

“Setelah di rapid tes, kembali dua orang yakni saya dan pak Andri dinyatakan reaktif dan hari itu juga langsung diminta untuk ikut swab. Namun, hasil swab harus menunggu,” jelas Endriyani.

Rasa penasaran hasil rapid tes reaktif ini membuat dirinya ingin mencari pembanding ke rumah sakit Dr Iskak Tulungagung, di hari yang sama, yakni pada Rabu (07/10/2020).

Setelah dirapid di rumah sakit, hasilnya ternyata beda. Saya dan pak Andri dinyatakan non reaktif. Padahal dengan darah yang sama, harinya sama dan hanya jamnya yang beda.

Berselang beberapa hari, hasil swab pun keluar dan ternyata untuk Andri Santoso dinyatakan negatif.  Endriyani sendiri hasilnya positif Covid-19 dengan jenis Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Di situ yang saya tahu hasilnya samar-samar tidak jelas. Namun dikatakan saya termasuk OTG dan positif Covid-19,” ujar Endriyani.

Menangapi itu tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung angkat bicara, saat dikonfirmasi adanya hasil tes Covid-19 yang dianggap hasilnya berubah ubah. Wakil juru bicara GTPP Covid-19 Galih Nusantoro, mengatakan, jika hasil tes baik rapid dan swab setiap pasien bisa saja berubah karena alasan tertentu.

“Bisa jadi reagen yang digunakan mungkin berbeda atau ada perubahan sifat sampel pada saat dibawa,” kata Galih saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).  (lion/ls).

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…