Terhimpit Ekonomi Usai di PHK, Dua Remaja Jadi Maling Motor

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BACASAJA.ID - Berdalih terhimpit ekonomi setelah di PHK tempatnya bekerja, dua pemuda warga Sido Kapasan, Surabaya nekat beralih profesi menjadi maling motor. Akibatnya, dua pemuda bernama Molik (25) dan M Iqbal Maulid (18) ini diringkus Unit Reskrim Polsek Sukolilo.

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku ini dibantu satu pelaku lainnya yang masih DPO (daftar pencarian orang).

Kapolsek Sukolilo, Kompol Sholeh mengatakan penangkapan ini berawal pada saat ketiga pelaku berboncengan dengan menggunakan 1 ( satu) sepeda motor. Setelah menemukan sasaran, para pelaku mengambil motor dan langsung melarikan diri.

"Anggota kami mencurigai Molik yang awalnya bertiga, keluar dengan hanya satu orang. Anggota kami pun mengikuti Molik yang mengendarai motor sendirian," kata Kompol Sholeh, Senin (13/3/2022).

Sholeh menambahkan, dengan di pimpin Iptu Slamet, anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo mengikuti Molik dan menghentikannya di dekat Pom Bensin Kertajaya. Pada saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sebuah dompet kecil beriisi beberapa kunci L yang sudah dimofifikasi beserta anak kunci T yang ujungnya sudah diruncing.

"Dari hasil introgasi, Molik selesai mencuri sepeda motor dengan dua rekannya Iqbal dan BT," tambah Sholeh.

Dari pengembangan itu, lanjut Sholeh, polisi mencari keberadaan M Iqbal dan meringkusnya di Jalan Donowati, Surabaya. Meski sempat terjadi aksi kejar-kejaran, Iqbal pun diringkus tanpa perlawanan.

"Sempat terjadi kejar-kejaran saat melakukan penangkapan terhadap pelaku Iqbal ini," kata Sholeh.

Kepada petugas, kedua pelaku mengaku sudah dua kali beraksi melakukan pencurian sepeda motor. Dalam melakukan aksinya, pelaku Molik bertugas merusak kunci gembok pagar dan pelaku Moch Iqbal bertugas sebagai joki, sedangkan pelaku BT ( DPO) bertugas melakukan perusakan kunci kontak.

"Saya butuh uang pak, saya terpaksa, karena saya menganggur setelah di PHK ," aku pelaku Moch Iqbal.

Masih kata Iqbal, setelah berhasil mencuri, sepeda motor hasil curian itu biasanya di jual oleh BT. Ia tidak mengetahui berapa harga motor hasil curian itu dijual.

"Saya nggak tau di jual berapa, tapi biasanya setelah di jual, saya dikasih Rp 500 ribu saja," tambah Moch Iqbal.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (Jem/RG4)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…