Mertua Wali Kota Surabaya Meninggal Dunia, Keluarga Besar PDIP Turut Berduka

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menguburkan sang mertua. (PDIP Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menguburkan sang mertua. (PDIP Surabaya)

i

BACASAJA.ID - Mertua Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau ayahanda Rini Indriyani, istri Eri, Dadang Djumena, meninggal dunia pada usia 77 tahun, Senin (14/3/2022).

Mengenakan batik biru muda dan peci hitam, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama ratusan pelayat mengikuti seluruh proses pemakaman. Eri pun memanjatkan doa usai menaburkan bunga di atas pusara sang mertua.

"Kami atas nama keluarga mohon jikalau pemberangkatan dari rumah duka sampai pemakaman di Tembok ini ada kekurangan,” kata Eri kepada ratusan pelayat yang hadir.

Eri juga meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan mertuanya.

"Saya mohon maaf selama hidupnya beliau ada kata-kata yang kurang berkenan dan perbuatan yang menyakiti hati saya mohon maaf sebesar-besarnya dan kami mohon untuk luasnya jenengan (Anda) untuk memaafkan,” tambah Eri.

Meninggalnya mertua Wali Kota Surabaya itu pun turut membuat keluarga besar PDIP Surabaya berduka.

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono tampak hadir melayat ke rumah duka di kawasan Ketintang. Awi - sapaan akrabnya - pun mengiringi kepergian sang almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhir di Makam Tembok Dukuh.

Pria yang juga ketua DPRD Surabaya itu tampak menabur bunga di tempat peristirahatan terakhir almarhum Dadang Djumena.

Dia pun menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian ayah mertua Eri Cahyadi.

"Kita semua berduka cita atas kabar ini. Semoga Bapak Dadang Djumena mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, diampuni segala dosanya, diterima semua amal baiknya," ujar Awi, Senin (14/3/2022).

Awi juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan dianugerahi kesabaran oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Khususnya kepada Bapak Eri Cahyadi dan Ibu Rini Indriyani, semoga senantiasa diberi kekuatan melewati masa yang tidak mudah ini, yaitu kehilangan orangtua tercinta," kata Awi.

Almarhum Dadang Djumena sendiri lahir pada 28 April 1944. Semasa hidupnya, sang almarhum mengabdi ke negara dengan bekerja di PT PLN. Dadang sendiri tercatat pernah bertugas di sejumlah daerah di Indonesia demi melayani penyediaan listrik bagi masyarakat.

Awi menambahkan, Eri dan Rini adalah dua sosok yang sangat menghormati orang tua. Dalam berbagai momen, Eri selalu sungkem mohon doa restu kepada orang tua.

"Tentu ini kehilangan yang besar bagi Pak Wali Kota dan Ibu Wali Kota. Mari seluruh warga Surabaya mendoakan almarhum Bapak Dadang, dan juga keluarga wali kota," pungkas Adi. (RG4)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …