Setor Deviden Hanya Rp 217 Juta, DPRD Jatim Sebut JGU Harus Dievaluasi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Agung Supriyanto
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Agung Supriyanto

i

SURABAYA - Kinerja sebagian besar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim kondisinya tidak sehat. Peran BUMD yang diminta pemerintah sebagai salah satu stabilitas fiskal sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017, ternyata tidak bisa ditunjukkan oleh BUMD Pemprov Jatim.

Kondisi itu dibuktikan dengan sebagian besar BUMD hanya memberikan setoran deviden kepada Pemprov Jatim di bawah 2 persen dari jumlah penyertaan modal.

“Pemerintah daerah membentuk BUMD agar stabilitas fiskal pemerintah daerah bisa terbantu. Kalau dibebankan retribusi daerah, maka beban masyarakat semakin besar. Tetapi realitasnya dari 10 BUMD itu, belum semuanya bisa memaksimalkan amanat dari PP 54 Tahun 2017,” ujar Anggota Komisi C DPRD Jatim, Agung Supriyanto, usai hearing dengan 10 BUMD Pemprov Jatim, Jumat (10/6/2022).

Salah satu BUMD yang menjadi sorotan adalah Jatim Graha Utama (JGU). BUMD yang menjadi induk dari Puspa Agro itu hanya menyetorkan deviden sebesar Rp217 juta pada tahun 2021. Padahal, penyertaan modal yang diberikan ke JGU mencapai Rp795 miliar.

“Salah satu contohnya adalah JGU yang penyetoran modalnya 785 milyar. BUMD atau perusahaan dikatakan sehat, maka sekurang kurangnya ambang batas 2 persen. Kalau JGU dikatakan sehat, maka deviden yang diberikan, harusnya 14 sampai 15 miliar. Tetapi sangat minim pada tahun 2021 hanya 271 juta. Maka ini dikatakan tidak hanya tidak sehat tetapi sudah sakaratul maut,” tegasnya.

Dari temuan tersebut, Politisi PAN Jatim itu akan melakukan kajian secara mendalam, untuk mencari penyebab banyaknya BUMD yang tidak sehat. Termasuk JGU yang menjadi sorotan Komisi C.

Menurut politisi asli Tuban ini, jika permasalahan yang dialami BUMD terlalu kompleks dan tidak bisa dibenahi, maka instansinya akan merekomendasikan agar ditutup.

“Nanti BUMD yang dianggap kurang sehat dan tidak sehat, maka kita akan labkan mana yang bermasalah. Maka Komisi C akan memberikan solusi. Kalau solusinya harus diberhentikan, maka Komisi C akan mengeluarkan rekomendasi untuk diberhentikan. Karena nanti akan menjadi beban anggaran,” jelasnya.

Anggota DPRD Jatim dari dapil Tuban-Bojonegoro itu lantas mengungkapkan, fenomena menarik terhadap capaian kinerja BUMD yang sahamnya tidak sepenuhnya dimiliki Pemprov Jatim, ternyata deviden yang dibagikan jauh lebih besar.

Agung mencontohkan PT. SIER yang memberikan deviden hampir Rp9,1 miliar pada tahun 2021. Padahal, penyertaan modal Pemprov Jatim yang disetorkan hanya Rp50 miliar. Selain itu, ASKRIDA juga menyetorkan modal 6,1 miliar, tetapi diberikan deviden 1,4 miliar pada tahun 2021.

“Ini adalah etos kerja yang harus dibenahi dan kami akan memprioritaskan agar kinerja dari BUMD ini lebih maksimal lagi. Ini prioritas pada dua bulan ini,” pungkasnya. (MFM)

Tag :

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…