Keluarga Korban Keracunan MBG di Garut Diduga Diintimidasi

Reporter : Redaksi
Men MBG

GARUT - Di Garut, Jawa Barat, terjadi kasus keracunan yang menimpa para siswa SD, SMP, dan SMA.

Di mana diketahui kasus keracunan tersebut terjadi setelah siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 19 September 2025 tersebut rupanya menjadi perhatian lantaran adanya dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pemilik SPPG.

Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @garuthits yang dibagikan pada 23 September 2025.

Dalam unggahan tersebut, diketahui kasus keracunan MBG tersebut terjadi di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

Bahkan disebutkan bahwa intimidasi tersebut muncul setelah korban dilarikan ke rumah sakit.

Di mana keluarga diminta agar tidak banyak bicara atas kasus keracunan yang menimpa anaknya tersebut.

Baca juga: Tunggu Hasil Lab, Wali Kota Eri Lakukan Kroscek Pasca Siswa Diduga Keracunan MBG

Diduga intimidasi tersebut dilakukan oleh dua orang pria dan wanita yang mengampirinya dan diduga adalah pemilik SPPG.

"Ini kan kejadiannya hari Rabu atau malam Kamis. Ya sekitar jam 11 an malam ada wanita dan laki-laki datang ke sini, dia bilang omat bu ulah seeur nyarios naon-naon ka saasaha oge (inget jangan banyak bicara apa-apa ke siapapun juga," ungkapnya.

Tak pelak kasus intimidasi tersebut menuai banyak sorotan dari para pengguna Instagram.

Baca juga: BGN: Kabar Balita Meninggal Akibat MBG di Cianjur Tidak Benar

"Lawan catat namanya pihak SPPG, jangan pernah takut," ujar akun @sapraniaan.

"Bisa gak ya khusus Jawa Barat gak usah ada MBG, ganti aja sama yang lain," jelas akun @ko.mala160.

"Kenapa ada intimidasi, karena disitu banyak makanan empuk yang dapat meraup keuntungan besar," tandas akun @kusnadi3918 terkait dengan kabar kasus intimidasi yang menimpa korban keracunan MBG tersebut. (sumber: kilat.com)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru