Semangat Pemuda NU di Hari Pahlawan: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan

Reporter : Redaksi
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin

SURABAYA, Bacasaja.id — Di momen peringatan Hari Pahlawan 2025 yang mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan,” Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menyerukan agar semangat kepahlawanan tidak berhenti hanya pada seremoni tahunan, tetapi menjadi kekuatan moral yang terus hidup di hati generasi muda.

Sebagai kader muda Nahdlatul Ulama (NU), Tubagus menilai perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui kerja nyata, pengabdian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Ia mengingatkan, generasi muda NU hari ini harus tampil di garis depan, bukan hanya menjadi penonton sejarah, tetapi menjadi pelaku perubahan sosial dan politik yang membawa kemaslahatan.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

“Pemuda NU tidak boleh berhenti pada romantisme sejarah. Kita harus menjadi bagian dari perjuangan masa kini — berkontribusi, bekerja, dan membawa manfaat bagi sesama,” tegas Tubagus, Senin (10/11/2025).

Ia menekankan bahwa Surabaya sebagai satu-satunya kota yang memiliki identitas resmi sebagai Kota Pahlawan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan nilai perjuangan. Semangat arek-arek Suroboyo pada 10 November 1945, kata Tubagus, harus menjadi teladan keberanian moral dan cinta tanah air yang tak lekang waktu.

“Surabaya bukan sekadar Kota Pahlawan dalam sebutan, tapi kota yang mengajarkan arti keberanian dan keteladanan. Dari sini kita belajar, bahwa perjuangan tidak berhenti — ia harus terus dilanjutkan dalam wujud karya nyata,” ujarnya.

Baca juga: DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Tubagus menilai, tantangan generasi muda hari ini bukan lagi perang fisik melawan penjajahan, melainkan perjuangan menghadapi kemiskinan, kebodohan, dan krisis moral. Karena itu, ia mengajak pemuda untuk menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing — dengan semangat kerja keras, integritas, dan kepedulian sosial.

“Menjadi pahlawan masa kini berarti mampu membawa perubahan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, dan memperjuangkan keadilan sosial,” tambahnya.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Sebagai politisi muda NU, Tubagus juga menegaskan bahwa PKB lahir dari rahim perjuangan para ulama dan santri, yang sejak awal berdiri menegakkan nilai-nilai kebangsaan, keadilan, dan kemanusiaan. Bagi Tubagus, berjuang di jalur politik adalah bentuk pengabdian yang nyata terhadap bangsa, sejalan dengan ajaran para kiai dan pejuang NU.

“PKB adalah rumah besar bagi para penerus perjuangan ulama dan santri. Kami berkomitmen menjaga nilai perjuangan itu di panggung politik agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” tutupnya. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru