Kasih Ibu Adalah Kekuatan Membentuk Masa Depan, Laila Mufidah Tekankan Peran Sentral Perempuan

Reporter : Redaksi
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah,

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah, menegaskan bahwa kasih seorang ibu merupakan kekuatan utama dalam membentuk masa depan anak, keluarga, hingga arah peradaban bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ibu, 22 Desember, sebagai ajakan untuk kembali merefleksikan peran strategis perempuan dalam pembangunan karakter generasi penerus.

Menurut Laila, ibu bukan hanya figur pengasuh, tetapi juga pendidik pertama dan utama yang menanamkan nilai moral, empati, serta ketangguhan mental sejak dini.

Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

“Kasih ibu adalah fondasi utama dalam membentuk kepribadian anak. Dari rahim dan didikan ibu lahir generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing,” ujarnya.

Politisi perempuan tersebut menyebut bahwa kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh lingkungan keluarga, dengan ibu sebagai pusatnya. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan dan penguatan peran ibu harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Baca juga: Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

“Ketika seorang ibu diberi ruang untuk tumbuh, belajar, dan berdaya, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya. Inilah investasi sosial paling berharga bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

Laila Mufidah juga menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada perempuan dan keluarga, mulai dari akses pendidikan, kesehatan ibu dan anak, hingga perlindungan sosial. Ia menilai, Surabaya sebagai kota besar harus terus menjadi ruang aman dan ramah bagi perempuan agar mampu melahirkan generasi unggul.

Baca juga: Pimpinan DPRD Surabaya Desak Spa di HR Muhammad Ditutup Permanen

Momentum Hari Ibu, lanjutnya, bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan pengingat akan peran besar perempuan dalam sejarah dan masa depan bangsa.

“Untuk perempuan hebat yang mencintai tanpa syarat dan menguatkan tanpa suara,” pungkas Laila. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru