Benahi Plafon Masjid di Surabaya, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum Listrik

Reporter : Redaksi
Evakuasi jenazah pekerja masjid yang tewas tersengat listrik di Surabaya

SURABAYA - Pekerja asal Nganjuk tewas tersengat listrik saat membenahi plafon Masjid Almubarrok Jalan Krukah Utara No. 128, Wonokromo, Surabaya.

Peristiwa itu terjadi Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 11.43 WIB. Korban tewas diketahui bernama Sidi (63), asal Lengkong, Nganjuk. Sementara rekan kerja korban bernama Sukardi (52) asal Loceret, Nganjuk, selamat dari maut.

Baca juga: Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

"Korban dan rekan kerjanya ini membetulkan plafon lantai dua masjid tersebut," terang Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Wasito Adi.

Wasito Adi menyebut, berdasarkan keterangan saksi Sukardi, korban awalnya tersengat aliran listrik di plafon masjid.

Baca juga: Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

"Kemudian korban meminta tolong ke saksi. Saksi berusaha menolong, lalu sama-sama terjatuh dari lantai dua," paparnya.

Dalam identifikasi, lanjut Wasito Adi, Tim Inafis Polrestabes Surabaya menemukan alat tespen. Juga ditemukan tangga darurat di lantai 2 masjid.

Baca juga: Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

"Dugaannya, korban terjatuh mengenai wastafel dan meninggal, akibat tersengat aliran listrik ketika melakukan pekerjaannya di lantai dua masjid," tandasnya. (*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru