Terduga Teroris Tulungagung dan Nganjuk Terkait Bom Surabaya 2018

bacasaja.id
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko saat memberikan keterangan pers menganai penangkapan terduga teroris di wilayah Jawa Timur, Rabu (31/3/2021). (Foto: Arry S/Bacasaja.id)

BACASAJA.ID - Penangkapan dua terduga teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Tulungagung dan Nganjuk dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko. Penangkapan itu dilakukan pada Selasa (30/3/2021).

"Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 dibantu Polda Jatim di dua lokasi," ujar dia Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Viral Kebut-kebutan di Jalan Tol, Empat Pemuda Diamankan PJR Polda Jatim

Gatot mengatakan dua terduga teroris yang ditangkap di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung berinisial NMR. Dia ditangkap sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca juga: Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes Disambut Antusias Warga di Nganjuk

Sedangkan satu terduga lainnya berinisial LAM ditangkap di Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Nganjuk, sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua terduga teroris itu merupakan jaringan radikal Jemaah Ansharud Daulah (JAD). "Informasi yang kami terima begitu," kata dia.

Baca juga: Penipuan Jual Beli Mobil di Medsos Dibongkar Polda Jatim, Pelaku Raup Rp7 Miliar

Selain itu, kelompok teroris yang ditangkap di Tulungagung dan Nganjuk berkaitan dengan tragedi bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya pada 2018 silam. "Ada kaitannya juga dengab bom Makassar baru-baru ini," kata Gatot. (ads)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru