BACASAJA.ID - Seorang terduga teroris menyusup ke Mabes Polri, Rabu (31/3) sore. Tak lama petugas berhasil melumpuhkan orang tak dikenal tersebut. Mengetahui peristiwa itu, Polda Jawa Timur memperketat penjagaan di markasnya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko memastikan pihaknya langsung menindaklanjutinya dengan meningkatkan kewaspadaan.
Baca juga: Terungkap di Surabaya dan Sidoarjo! Gadis ini Dipaksa Layani 10 Pria Sehari
"Polda Jatim dan jajaran tentunya menindaklanjuti dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan mako," ujarnya secara tertulis.
Baca juga: Polda Jatim Ungkap Penggelapan 185 Ton Gula Rp3Miliar dari Pabrik Jember, Lumajang, dan Kediri
Personel di pos-pos penjagaan pintu masuk akan ditambah. Sayangnya Gatot tak menjelaskan ya secara rinci berapa jumlahnya. Yang jelas, lanjut perwira dengan tiga melati emas itu, standar operational procedur (SOP) tetap dijalankan secara ketat bagi siapa saja yang masuk ke kawasan markas.
"Penjagaan dengan kegiatan sesuai protap pengamanan markas," tegas Gatot.
Baca juga: Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen Bergulir Lagi: Kapolresta Banyuwangi Digeser ke Polda Jatim
Peningkatan kewaspadaan untuk kantor atau markas-markas polisi di Jatim sangat perlu. Pasalnya, baru-baru ini beredar pesan ancaman via WhatsApp (WA) yang ditujukan ke Korps Bhayangkara usai 22 tersangka kasus terorisme dibawa ke Jakarta. Ditambah lagi, ada dua terduga teroris ditangkap, Selasa (30/3/2021). (ads)
Editor : Redaksi