BACASAJA.ID - Seorang terduga teroris menyusup ke Mabes Polri, Rabu (31/3) sore. Tak lama petugas berhasil melumpuhkan orang tak dikenal tersebut. Mengetahui peristiwa itu, Polda Jawa Timur memperketat penjagaan di markasnya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko memastikan pihaknya langsung menindaklanjutinya dengan meningkatkan kewaspadaan.
Baca juga: Viral Kebut-kebutan di Jalan Tol, Empat Pemuda Diamankan PJR Polda Jatim
"Polda Jatim dan jajaran tentunya menindaklanjuti dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan mako," ujarnya secara tertulis.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes Disambut Antusias Warga di Nganjuk
Personel di pos-pos penjagaan pintu masuk akan ditambah. Sayangnya Gatot tak menjelaskan ya secara rinci berapa jumlahnya. Yang jelas, lanjut perwira dengan tiga melati emas itu, standar operational procedur (SOP) tetap dijalankan secara ketat bagi siapa saja yang masuk ke kawasan markas.
"Penjagaan dengan kegiatan sesuai protap pengamanan markas," tegas Gatot.
Baca juga: Penipuan Jual Beli Mobil di Medsos Dibongkar Polda Jatim, Pelaku Raup Rp7 Miliar
Peningkatan kewaspadaan untuk kantor atau markas-markas polisi di Jatim sangat perlu. Pasalnya, baru-baru ini beredar pesan ancaman via WhatsApp (WA) yang ditujukan ke Korps Bhayangkara usai 22 tersangka kasus terorisme dibawa ke Jakarta. Ditambah lagi, ada dua terduga teroris ditangkap, Selasa (30/3/2021). (ads)
Editor : Redaksi