Khofifah Optimistis Jatim Bisa Jadi Barometer Kebangkitan dari Pandemi

bacasaja.id
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

BACASAJA.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yakin Jawa Timur bisa bangkit dari pandemi Covid-19. Bahkan ia optimistis provinsi yang dipimpinnya akan menjadi barometer kebangkitan.

Ia mencontohkan, saat awal pandemi Covid-19, bulan Juli lalu Jatim sempat menempati posisi puncak kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Seluruh kabupaten/kota di Jatim merupakan zona merah.

Baca juga: Soal Pelantikan Ketua DPRD Surabaya, Gubernur Khofifah Belum Terima Surat Rekomendasi Penujukan Kaji Ipuk

Bahkan Jatim sempat menjadi provinsi dengan jumlah kasus aktif terbanyak di Indonesia, melewati DKI Jakarta yang menjadi episentrum awal penularan.

Namun, dalam waktu kurang dari tiga bulan Jatim, berhasil menekan laju penyebaran Covid-19 dan keluar dari zona merah. Kurva penambahan kasus baru di Jatim terus melandai.

Baca juga: Pemprov Jawa Timur Raih Penghargaan Bergengsi di National Governance Awards 2026

“InsyaAllah, dalam hal capaian vaksinasi, Jatim juga menempati posisi teratas. Ini menjadi salah satu bukti, bahwa masyarakat Jatim ingin secepat mungkin keluar dari situasi ini,” tutur Khofifah, Jumat (21/5/2021).

Menurut Khofifah, jika pandemi ini dapat terkendali maka ekonomi rakyat pun akan dengan cepat pulih. Khofifah meminta seluruh masyarakat Jatim untuk tetap berjuang melawan pandemi dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Terima Kepala BPN Jatim, Gubernur Khofifah Singgung Pemetaan Lahan Sawah Dilindungi

“Pandemi memang belum berakhir, tapi kita tetap harus menjaga rasa optimisme atas segala ikhtiar yang kita lakukan bersama. Indonesia bukan bangsa bermental kerupuk, kita bangsa yang tangguh,” pungkas Khofifah. (byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru