Pangdam Brawijaya: Kasus COVID Bangkalan harus Buat Kita Lebih Waspada

bacasaja.id
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta saat meninjau RS di Bangkalan. (Pendam V/Brawijaya)

BACASAJA.ID - Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto selaku Pangkogasgabpad Jawa Timur menyebutkan ada banyak warga Bangkalan Madura, Jawa Timur dinyatakan positif mengidap Covid-19. Hal itu ungkapkannya usai meninjau puluhan penderita Covid di RSUD Bangkalan.

"Tadi kami mengecek ke RSUD Bangkalan. Sampai saat ini ada 74 orang yang dirawat. Sebelumnya 90 orang. Kasus Bangkalan ini haru membuat kita lebih waspada akan penyebaran Covid-19," kata Suharyanto melalui rilis diterima JNR, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ground Breaking Jembatan Garuda di Genting Kalianak Surabaya

Ia mengatakan, beragam klaster di Bangkalan sudah mulai bermunculan. Tak tanggung-tanggung, empat warga meninggal dunia akibat serangan pandemi.

Baca juga: Covid-19 Menyerang Lagi, Wagub Jawa Timur Imbau Warga Tidak Panik

"Kemudian klaster kampung Arosbaya sudah kita tinjau disana. Ada empat orang yang meninggal, klaster keluarga sembilan orang, dan itu akan segera kita angkut ke tempat penampungan," ungkapnya.

Mayjen Suharyanto menambahkan jika pihaknya saat ini telah menyiapkan beberapa upaya penanggulangan bersama pemda setempat. Selain penambahan kapasitas rumah sakit, pihaknya juga mendirikan beberapa tempat penampungan di Bangkalan.

Baca juga: Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin Ajak TNI-Polri Olahraga Bersama

"Nah, untuk balai latihan kerja dan balai diklat ini untuk pasien orang tanpa gejala. Kapasitasnya 74 tempat tidur, dan balai latihan kerja itu berkapasitas 50 tempat tidur. Kemudian, di sisi Madura dan Surabaya, kita laksanakan penyekatan,” tegasnya. (kmf)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru