Viral Penipuan Resto di Surabaya Berkedok Aplikasi Ojek Online

bacasaja.id
tangkap layar video seorang wanita yang kecewa dengan penipuan berkedok restoran di daerah Darmahusada Kota Surabaya, Instagram @kdeviana.

BACASAJA.ID - Seorang wanita asal Kota Surabaya menumpahkan kekesalan dan kekecewaanya di akun instgram pribadinya, melalu instagram story.

Wanita yang menggunakan akun privat @kdeviana ini mengeluhkan sebuah penipuan berkedok restoran melalui aplikasi driver online.

Baca juga: Polres Probolinggo Tegaskan Penanganan Kasus Penipuan Tetap Berjalan dan Profesional

Awalnya wanita ini menggunakan salah satu aplikasi driver online untuk memesan makanan di kawasan Darmahusada Kota Surabaya.

Sayangnya, saat makanan itu tiba tak sesuai dengan ekspetasinya. Bahkan, menu makanan yang dia pesan, sangat jauh berbeda dengan makanan yang telah sampai.

Dia memesan 2 nasih pecel daging dan 3 nasi pecel ayam, dengan total Rp95.200 ribu ini, hanya beriiskan nasih dan 1 lauk pauk, tanpa sayur atau penampakan nasi pecel pada umumnya.

Wanita ini kemudian menelusuri restoran itu dan kaget jika tempat itu bukanlah restoran melainkan rumah biasa.

Amarahnya semakin tak terkendali saat dia melihat kondisi rumah itu. Tampak seorang lelaki berbaju merah yang diduga sebagai pelaku penipuan dan hanya bisa terdiam saat di video oleh wanita ini.

Tak hanya itu, tampak beberapa ponsel yang disusun berjajar dengan modus yang sama, yakni penipuan beberapa restoran atau rumah makan terkenal yang ada di Kota Surabaya.

"Ini tentang penipuan resto, berkedok grabfood kayak gini. Kelihatannya makanannya enak-enak ya, tapi kalian harus tau datengnya kayak gimana, terus harganya gak masuk akal," ungkap @kdeviana.

Baca juga: Potongan Tarif Ojol Naik 20 Persen? DPR RI: Tidak Manusiawi!

"Ada beberapa akun grabfood dan gofood juga dengan beberapa akun dengan tempat yang sama," sambungnya.

Tal lama kemudian, datang seorang driver ojek online yang juga mendapatkan pesanan di tempat itu.

Bahkan, driver ini sudah mengetahui jika tempat ini sering menipu pelanggannya. Hanya saja dia tak bisa men-cancle pesanannya lebih dari 3 kali.

Jika dilakukan, maka dia tak bisa mendapat orderan lagi. Tak hanya itu dia juga melaporkan pada pihak aplikasi tapi tak mendapat respon hingga saat ini.

Baca juga: Waspadai Kejahatan Gunakan Teknologi AI, Bagaimana Cara Menghindari?

"Kita sudah tau dan kita sudah ada laporan. Tapi dari pihak grab masih dibuka. Kalau ditanggapi harusnya tidak jalan terus sepeti saat ini," ucap driver ojek online itu.

Driver ojek online ini mendapatkan pesanan 6 bungkus nasi padang, dengan kedok restoran 'Nasi Padang Ampera' yang total harga mencapai Rp102.000 ribu.

Wanita ini pun langsung berteriak dan bersikeras akan memviralkan penipuan berkedok resto ini.

"Ini ya saya viral kan, saya laporkan habis ini. Ini ya Dapur Ndeso. Kalau bapak ndak mau cancle aja pak, saya sudah kecewa ini," pungkas @kdeviana. (byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru