Gandeng Platform Telemedisin Kementerian Kesehatan, Wawali Surabaya Armuji Dorong Optimalisasi Pelayanan bagi Warga Isoman

bacasaja.id
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

BACASAJA.ID - Kementerian Kesehatan RI memperluas jangkauan penggunaan layanan telemedisin (telemedicine) di lingkungan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Namun penggunaannya baru menjangkau skala perkotaan.

Sebelumnya layanan telemedicine ini diujicobakan di DKI Jakarta kemudian diperluas sehingga mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).Selain Jabodetabek, kini penggunaan layanan telemedicine ini diperluas lagi, antara lain Karawang, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Malang, dan Kota Denpasar.

Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Cross Musea Pertiwi 2026, Suguhkan AI, Wayang, dan Perjalanan Hidup Manusia dari Lahir hingga Akhir

Ada 11 platform telemedicine di Indonesia yang bekerjasama dengan Kemenkes antara lain Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat, dan Getwell.

Pemerintah Kota Surabaya menggelar Rapat Koordinasi Daring bersama Kementrian Kesehatan, Asosiasi Telemedicine Indonesia, Dekan Fakultas Kedokteran se-Surabaya dan Komisi D DPRD kota Surabaya.

Wakil Walikota Surabaya Armuji yang memimpin langsung Rakor itu meminta penjelasan mekanisme dan tata cara mengakses obat - obatan yang disediakan oleh kemkes melalui platform telemedisin.

"Warga kami cukup banyak yang isolasi mandiri sehingga pelayanan kesehatan terhadap warga harus di optimalkan salah satunya dengan mengirimkan obat - obatan," kata Armuji, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Wisata Sambil Belajar, Cross Musea Pertiwi Siap Sapa Pengunjung di Museum Dr. Soetomo Surabaya

Dalam pertemuan tersebut pihak kementerian kesehatan yang diwakili oleh Imran Pambudi dari Direktorat Surkakes menyampaikan untuk mengakses fasilitas telemedisin dan paket obat-obatan harus melaporkan hasil SWAB PCR / Antigen COVID - 19 ke Database Kementerian Kesehatan dengan Sistem New All Record (NAR).

"Kami meminta agar dapat disederhanakan metodenya , sehingga warga Isoman dapat mengakses layanan telemedisin apalagi sebagian besar yang isoman itu ada di kampung - kampung," ujar Cak ji

Saat ini pemerintah kota sedang mempersiapkan Rumah Sehat yang tersebar di 154 Kelurahan menggunakan gedung - gedung Sekolah Dasar dan Aset pemerintah. Dirinya berharap dapat diintegrasikan serta disinergikan dengan program kemkes.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wawali Armuji: Pancasila adalah Jangkar Moral Bangsa

"Kalau bisa di sinergikan jadi pemerintah kota Surabaya menyiapkan rumah sehat dari kementerian kesehatan bisa membantu pasokan Obat - obat maupun layanan konsultasi melalui platform telemedisin," imbuhnya

Masifnya penanganan COVID - 19 oleh Pemerintah Kota Surabaya mulai dari Testing , Tracing dan Therapy menunjukkan tren Positif dengan angka kesembuhan yang tinggi dalam dua hari terakhir sejak tanggal 25 - 26 Juli 2021 kota Surabaya mencatatkan angka kesembuhan harian 1.658 orang dan 1.293 orang. (*/rg4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru