Penyampaian Visi dan Misi Calon Wakil Bupati Tulungagung sempat Tegang, Ini Sebabnya

bacasaja.id
Kedua Calon Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (kiri) dan Panhis Yodi Wirawan

BACASAJA.ID - Penyampaian visi dan misi calon wakil Bupati Tulungagung sisa masa jabatan 2018-2023 dilakukan hari ini, Jum’at (17/9/21) siang.

Acara ini dimulai pukul 13.30 di Graha Wicaksana DPRD Tulungagung.

Baca juga: DPRD Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021 Menjadi Perda

Sesaat acara dibuka oleh Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, anggota Fraksi PDI-P, Heru Santoso langsung melakukan interupsi.

Menurut Heru, penyampaian visi dan misi oleh kedua calon tidak perlu dilakukan. Politisi ini menganggap visi dan misi calon wakil bupati mengikuti visi dan misi Bupati Tulungagung terpilih.

“Visi dan misi itu ada di Bupati, wakil Bupati tugasnya mendukung Bupati,” ujar Heru selepas acara penyampaian visi dan misi.

Lebih lanjut Heru mengatakan tidak elok jika visi dan misi yang disampaikan kedua calon nantinya berbenturan dengan visi dan misi Bupati Tulungagung.

Saat disinggung dengan tidak dibacanya visi dan misi ini berarti melanggar tata tertib yang sudah dibahas, Heru menyampaikan jika pihaknya menginginkan proses dan simpel.

Baca juga: Wabup Tulungagung Resmi Tempati Rumah Dinas, Koordinasi Lebih Dekat

“Kalau perdebatan melebar kemana-mana ini jadi tak terkontrol, ini jadi masalah kalau ada tabrakan kepentingan,” pungkasnya.

Interupsi yang disampaikan oleh Heru lalu ditawarkan pada anggota sidang. Dan rerata anggota sidang menyetujuinya. Beberapa fraksi menyampaikan langsung persetujuan itu.

Sementara itu kedua Calon Wakil Bupati mengaku legowo dengan keputusan untuk tidak menyampaikan visi dan misi.

Panhis Yodi Wirawan misalnya, calon yang digadang oleh Partai Nasdem ini memahami proses sidang paripurna.

Baca juga: Rapat Staf, Maryoto Tunjukan Ruang Kerja dan Kenalkan ke Kepala OPD

Begitu juga Gatut Sunu Wibowo, Calon Wakil Bupati yang diusung oleh PDIP.

Selain kompak menerima keputusan sidang paripurna, keduanya juga kompak mengklaim kemenangan.

Keduanya mengaku tak ada persiapan khusus, dan legowo jika harus kalah dalam pemilihan Wakil Bupati Tulungagung yang rencananya bakal digelar besok Sabtu (18/9/21). (JP/t.ag/RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru