BACASAJA.ID - Pelaksanaan Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2021di Kota Surabaya sempat tertunda pada sesi pertama, akibat terkendalan jaringan.
Jaringan yang tidak stabil ini membuat para calon peserta tes tidak bisa memulai tes dengan waktu yang bersamaan.
Baca juga: Dugaan Korupsi PD Pasar Surya Disidik, Muncul Isu Aliran Dana ke Wali Kota
Soal yang digunakan juga menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku, bila pada pelaksanaan CAT sesi pertama, peserta sempat mengalami kendala jaringan.
"Terkait jaringan memang Pemerintah Pusat. Ini diberi kesempatan yang terkendala jaringan kalau dia putus lagi," ungkap Eri, Senin (20/9/2021).
"Kalau jaringan putus kan ada kesempatan. Harus punya hak dan kewajiban yang sama. Jadi kalau jaringannya terputus, berarti kesempatan lagi sejak waktu login," sambungnya.
Baca juga: Radial Road Lontar Ditarget Tuntas Maret 2026, Wali Kota Eri Cahyadi: April Sudah Bisa Dilewati
Sayangnya, apabila kedapatan peserta tes yang tekonfimasi telah terpapar Covid-19 pada hari pelaksanaan, maka tidak bisa diulang.
"Tidak bisa, karena yang menentukan tanggal buka pegawai negeri adalah Pemerintah Pusat. Kita hanya melaporkan ke BKN kalau di Pemkot, kita meminta diberi kesempatan lagi. Tapi yang bisa menentukan adalah yang punya kebijakan, bukan Pemkot," terangnya.
Sementara itu, salah satu peserta tes, yakni Tramesti mengatakan, bahwa sempat mengalami kendala karena jaringan yang tidak stabil.
Baca juga: Satres PPA-PPO Dibentuk, Pemkot-Polrestabes Surabaya Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan
"Saat sudah setengah mengerjakan, tiba-tiba error. Mungkin untuk tes sesi berikutnya semoga sistem jaringan komputernya lebih baik, karena juga menghambat kami saat mengerjakan soal," ujarnya.
Sekedar diketahui, untuk pelaksanaan tes CAT hari pertama, terdapat 3 (tiga) sesi yang di ikuti oleh 150 peserta untuk setiap sesinya, hingga tanggal 23 September 2021 mendatang. (BYT/RG4)
Editor : Redaksi