BACASAJA.ID – Kematian anak gajah di Kebun Binatang Surabaya (KBS), diselidiki oleh Polrestabes Surabaya. Guna menyelidiki penyebab matinya gajah tersebut, Tim Inavis melaksanakan penyelidikan kelokasi.
Tim Inafis juga Kasatreskrim Kompol Mirzal Maulana langsung melakukan pendalaman informasi di dalam Kebun Binatang milik Pemkot Surabaya itu.
Baca juga: Pesta Narkoba Seret 3 Wakil Rakyat, Praktisi Hukum: Kalau Urine Positif, Sulit untuk RJ
Namun saat dikonfirmasi Kompol Mirzal Maulana masih belum memberi keterangan kematian gajah Dumbo maupun kedatangannya ke KBS.
Sementara Humas KBS Agus Supangat saat dikonfirmasi membenarkan kedatangan pihak Polrestabes Surabaya mendatangi KBS. “Iya saat ini Tim Inafis Polrestabes masih di dalam,” jelas Agus dikutip pada Minggu (19/12/2021).
Masih kata Agus, ada kepolisian yang melakukan penyelidikan, kemungkinan makam gajah bisa dibongkar guna kepentingan autopsi.
Baca juga: Pesta Narkoba di Hotel, 3 Anggota DPRD Digerebek Polrestabes Surabaya, Gerindra Ikut Terseret
Untuk mayat anak gajah bernama Dumbo berusia 2 tahun itu, sudah dikubur diarea kandang belakang area KBS.
“Nantinya, jika diperlukan untuk penyelidikan ya mungkin bisa dibongkar kuburannya,” tambah Agus.
Seperti diketahui, Dumbo, bayi gajah berusia dua tahun koleksi Kebun Binatang Surabaya dikabarkan mati. Penyebab kematian dari gajah Sumatra itu belum diketahui.
Gajah jantan yang lahir 22 Juli 2019, itu berumur pendek. Padahal gajah menjadi salah satu sosok satwa ikonik dari KBS. (JEM/RG4)
Editor : Redaksi