BACASAJA.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan anggaran Pemilu 2024 adalah senilai Rp76,6 triliun.
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan, usulan tersebut telah memperhatikan banyak pertimbangan.
Baca juga: KPU Surabaya Agendakan Kunjungan ke 18 Partai Politik Pasca Pemilu 2024
Menurut Pramono, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan sehingga perhitungan anggaran Pemilu 2024 naik 3 kali lipat kalau dibandingkan dengan Pemilu 2019.
Faktor pertama, sebut Pramono, adalah adanya kenaikan jumlah pemilih. Pada edisi Pemilu 2024 mendatang, KPU memperkirakan terdapat kenaikan jumlah pemilih sebanyak 10 juta hingga 15 juta orang dibanding Pemilu 2019.
Penambahan jumlah pemilih ini, sambung Pramono, berimbas pada meningkatnya jumlah TPS.
Kemudian, Pramono melanjutkan, KPU memperhitungkan penambahan honor badan ad hoc seperti PPK, PPS, dan KPPS.
Untuk diketahui, pada 2019, honor KPPS untuk ketua adalah sebesar Rp 550 ribu dan anggota Rp 500 ribu.
“Kami ingin naikkan menjadi Rp 1 juta,” ungkap Pramono, dikutip Sabtu, 19 Februari 2022.
Baca juga: KPU RI Resmi Tetapkan 8 Parpol Lolos ke Senayan, Bukan Partainya Kaesang!
Dengan naiknya honor badan ad hoc tersebut, kata Pramono, terjadi penambahan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun. Jumlah didapat dari perhitungan 9 KPPS kali 810 ribu TPS kali Rp 500 ribu.
Faktor lainnya, masih kata Pramono, adalah pandemi Covid-19 yang memerlukan anggtan tambahan bagi penyelenggara pemilu. Pada Pemilu 2024 nanti, penyelenggara akan membutuhkan alat pelindung diri sepanjang tahapan pemilu dan pilkada.
Untuk Pilkada 2020 di 270 daerah saja, Pramono menyebutkan, biaya kebutuhan tambahan di masa pandemi mencapai Rp 2,5 triliun.
“Maka secara nasional dengan tahapan lebih panjang, bisa mencapai Rp 7,5 triliun hingga Rp 10 triliun,” ujar Pramono.
Baca juga: PDI Perjuangan Menang Hattrick di Pemilu 2024, Ini Kata Hasto Kristiyanto
Selain itu, terdapat 11 aplikasi yang bakal dipakai KPU untuk Pemilu 2024. Aplikasi tersebut telah dimanfaatkan pada beberapa tahun terakhir tetapi bakal.
Aplikasi tersebut antara lain Sipol, Sidalih, Sidapil, Sirekap, Silog, Sidakam, Siakba, Sicoklit, Silon hingga Sitps.
Dibanding tahun-tahun sebelumnya, usulan anggaran Pemilu 2024 mengalami lompatan signifikan. Pada 2014, anggaran pemilu mencapai Rp 15,62 triliun. Pemilu 2019, anggarannya meningkat jadi Rp 25,59 triliun. (RG4)
Editor : Redaksi