Bawa 2 Anaknya yang Kecil, Wanita Ini Curi HP Baru di Tunjungan Plaza

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Iramawati, tersangka pencurian handphone di Tunjungan Plaza Surabaya
Iramawati, tersangka pencurian handphone di Tunjungan Plaza Surabaya

i

BACASAJA.ID - Seorang ibu rumah tangga nekat mencuri sebuah handphone (HP) yang masih baru dibeli pengunjung mal Tunjungan Plaza Surabaya. Akibat aksinya itu, wanita tesebut harus berurusan dengan polisi.

Informasi yang didapat BACASAJA.ID, Kamis (7/1/2021), kejadiannya pada Jumat (25/12/2020) lalu. Pencurian itu dilakukan ketika pengunjung sedang berbelanja di Matahari Departement Store.

Pelaku bernama Iramawati saat mencuri mengajak dua anaknya. Namun saat itu kedua anaknya tak mengetahui apa yang diperbuat oleh sang orang tua.

Kapolsek Tegalsari, Kompol Argya Satriya Bhawana menjelaskan, sekitar pukul 15.00 WIB, korban Goenawan sedang berbelanja dan memilih pakaian tiba-tiba di belakangnya seperti ada yang menarik tas yang dibawa istrinya.

Ia mengira tas tersebut tersangkut di gantungan pakaian. "Saat ditoleh kebelakang ternyata tidak tersangkut. Lantas korban memeriksa barang bawaanya ternyata handphone yang baru dibelinya hilang," kata Argya, Kamis (7/1/2021).

Mengetahu hal itu, korban segera melaporkannya ke kantor security untuk melihat rekaman CCTV bahwa handphone miliknya telah dicopet oleh seorang perempuan yang mengenakan kerudung hitam.

Tertangkapnya pelaku ketika security mal mengecek CCTV bahwa adanya pelaku yang diduga melakukan pencurian handphone kembali berkunjung ke Mal Tunjungan Plaza pada Sabtu, 2 Januari 2020 lalu.

"Melihat terduga pelaku, pihak security mengamankan sebanyak 3 orang. Kemudian melaporkan tindak pidana ke Unit Reskrim Polsek Tegalsari," jelasnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, ketiga orang yang diamankan saat itu yanh terbukti melakukan tindak pidana pencurian adalah Iramawati.

Sedangkan kedua anaknya tidak terlibat sama sekali. "Jadi kedua perempuan yang merupakan anak tersangka tidak tahu dan tidak ikut membantu pencurian yang dilakukan oleh tersangka," lanjutnya.

Argya menambahkan, untuk barang bukti hasil pencurian itu sendiri, dari pengakuan tersangka sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

"Barang buktinya sudah dijual untuk dipakai kebutuhan sehari-hari," pungkasnya. (Arry)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …