Gak Punya Biaya Nikah, Arek Sidoarjo Terpaksa Jualan Sabu

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Krian menunjukkan barang bukti 10.88 gram sabu yang disita dari penegdar Nur Syafaat
Kapolsek Krian menunjukkan barang bukti 10.88 gram sabu yang disita dari penegdar Nur Syafaat

i

BACASAJA.ID - Hari tak menguntungkan dialami oleh Nur Syafaat (26). Ia dibangunkan dengan kedatangan anggota polisi yang hendak menangkap dirinya. Usut punya usut, pemuda ini ternyata terlibat peredaran narkoba.

Selasa, (5/1/2021) sekitar pukul 04.00 WIB, dua polisi mendatangi rumah Nur di Perum Pesona Alam Blok B No 03 Dusun Simoketawan, Wonoayu, Sidoarjo.

Nur yang saat itu membukakan pintu kaget melihat kedatangan polisi. Ia langsung ditangkap dan digeledah rumahnya untuk menemukan sabu yang dimilikinya.

Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason mengatakan, saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang mencurigakan berupa satu kotak dus susu yang di dalamnya ternyata berisi 19 paket kecil sabu yang terbungkus rapi.

"Barang bukti sabtu tersebut kami dapatkan dari dalam jok motor milik pelaku yang terparkir di halaman rumahnya," terang Mukhlason di Mapolsek Krian, Kamis (7/1/2021).

Pelaku beserta barang bukti sabu tersebut langsung di bawa menuju kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Selain sabu, polisi juga menyita handphone milik Nur yang didalamnya berisi bukti transaksi.

"Kami menyita satu buah handphone yang di dalamnya berisikan percakapan WA tentang pemesanan narkotika jenis sabu, dan uang tunai sebesar Rp200 ribu yang merupakan uang hasil penjualan narkotika jenis sabu-sabu," jelasnya.

Mukhlason mengatakan, terungkapnya Nur sebagai pengedar sabu setelah polisi mendapat informasi dari seseorang yang tidak mau disebut namanya yang memberitahukan bahwa ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu di rumah pelaku.

Sementara itu, pengakuan dari Nur mengatakan bahwa sabu tersebut didapat dengan cara membeli sistem ranjau dari seseorang bernama Arjun yang saat ini masih diburu polisi.

"Barangnya saya ambil dari penjual yang diletakkan di depan SPBU selatan GOR Mojosari Mojokerto sebanyak 19 paket seberat 10,88 gram. Harga satuannya Rp1,1 juta. Sementara masih bayar Rp2,5 juta," akunya.

Nur juga mengatakan bila menjadi pengedar karena membutuhkan uang untuk biaya menikah dengan kekasihnya. Namun hal itu kandas karena perbuatannya terendus oleh kepolisian. "Buat tambahan biaya nikah mas," tambahnya.

Kini Nur harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 112 dan atau Pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (Arry).

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…