BACASAJA.ID - Tangannya di geganggam erat, raut wajahnya seolah tidak ada kegetiran. Mantan Ning Surabaya 2013 terus berjalan menembus keramaian iring-iriangannya, pada Sabtu malam (09/01/2021).
Sambil terus menatap mata lelakinya, sesekali ia menunduk takut sebelum memberikan performa terbaiknya malam itu. Musik terus berbunyi kencang, langkahnya semakin yakin menarikan tarian Gending Sriwijaya, tarian khas Palembang di atas panggung.
Juliana Evawati anggota DPRD Kota Surabaya tampil dengan mengusung budaya adat Palembang, ia mengenakan Suntiang yang dipercaya sebagai mahkota kebanggangaan wanita.
Suntiang sendiri merupakan perhiasan kepala bertingkat berwarna keemasan yang dipakai oleh perempuan Minangkabau.
"Menjadi kembanggan karena menggunakan mahkota adat dari Palembang," ungkapnya.
Jeje saapan lekatnya mengaku, ia harus melakukan serangkaian latihan agar penampilannya tidak mengecewakan.
Selama dua minggu, ia bersama tim berusaha menarikan tarian khas Sumatra Selatan tersebut. Selain Suntiang, Jeje dan Dr. Dwi semakin menarik perhatian, sebab menggunakan kain Songket Palembang asli turun temurun dari keluarga besar.
"Kami ingin menjadi bagian dari Indonesia dan mencintai adat istiadat. Mengguakan adat Palembang karena Dr. Dwi merupakan putra asli Palembang," tandasnya. (Byta)
Editor : Redaksi