BPS: 6,9 Juta Perempuan di Jawa Timur Pilih Tidak Terjun ke Pasar Kerja

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Data persentase perempuan bukan angkatan kerja menurut jenis kegiatan dan daerah tempat tinggal. (Sumber Foto: BPS Jatim)
Data persentase perempuan bukan angkatan kerja menurut jenis kegiatan dan daerah tempat tinggal. (Sumber Foto: BPS Jatim)

i

SURABAYA – Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2022 menunjukkan, dari 16,38 juta perempuan berusia 15 tahun ke atas di Jawa Timur, sebanyak 6,998 juta di antaranya memilih untuk tidak terjun ke pasar kerja.

Mengutip laman Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (20/12/2023), dari kelompok tersebut, sebagian besar melakukan kegiatan rumah tangga seperti memasak, mencuci dan sebagainya. Kelompok ini dikategorikan sebagai kelompok mengurus rumah tangga yang mencapai sebanyak 77,12 persen (5,397 juta orang) dari perempuan bukan angkatan kerja.

“Dalam konsep melakukan kegiatan rumah tangga ini tidak termasuk perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan melakukan hal yang sama tapi mendapat upah atau gaji,” ujar Kepala BPS Jatim, Zulkipli, melalui Laporan Profil Angkatan Kerja Perempuan Provinsi Jawa Timur 2022 seperti dilansir Kominfo Jatim, Rabu (20/12/2023),

Sementara sisanya, lanjut Zulkipli, sebanyak 15,50 persen menyatakan masih bersekolah dan sebanyak 7,38 persen melakukan kegiatan lainnya yang tidak termasuk sekolah atau mengurus rumah tangga seperti olahraga, kursus, kegiatan sosial, termasuk yang tidak mampu melakukan kegiatan apapun seperti orang lanjut usia atau cacat jasmani.

Dalam laporan ini tercatat, kelompok yang memutuskan untuk tidak masuk ke dalam pasar kerja ini dikategorikan sebagai kelompok bukan angkatan kerja. Paradigma umum yang masih berkembang di masyarakat seperti perempuan yang hanya mengurusi masalah dapur, sumur, dan kasur turut mempengaruhi keputusan perempuan untuk tidak aktif secara ekonomi. (*)

 

Tag :

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…