Blusukan ke Jombang, Capres Ganjar Pranowo Gayeng Bersama Kiai Kampung hingga Petani

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ganjar Pranowo di Jombang (Foto: PDIP Jatim)
Ganjar Pranowo di Jombang (Foto: PDIP Jatim)

i

JOMBANG – Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, melanjutkan perjalanan “nyantri” nya di Jombang dengan bersilaturrahim ke para kiai kampung di Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Qur’an. Di sana, ia mengaku kaget dengan santri yang masih berusia 11 tahun, bisa hafal Al-Qur’an dalam 3 bulan.

Ganjar menghadiri pertemuan dengan para kiai kampung di Ponpes Hamalatul Qur’an Putri 1, Desa Jarak Kulon, Jogoroto, Jombang. Berbeda dari sebelumnya, Ganjar datang tanpa pendampingan Yenny Wahid seperti ketika ziarah ke makam tokoh-tokoh pendiri NU.

Politisi PDI Perjuangan itu tiba di pesantren ini sekitar pukul 18.30 WIB. Kedatangan mantan Gubernur Jateng itu disambut hangat oleh Pengasuh PP Hamalatul Qur’an, KH Ainul Yaqin. Ganjar yang memakai kemeja putih dengan kopiah hitam diajak menuju podium yang sudah disiapkan, bersama dengan para kiai dan ulama Jombang.

Para kiai yang hadir, di antaranya, KH Wahab Yahya, KH Amin Yahya, KH Haris Munawir, KH Fauzan Kamal, KH Yahya Sholahuddin, KH Minan, KH Hanafi, dan Kiai Shodiq. Ganjar mengaku bersyukur, saat di Jombang ia bisa bertemu dengan ulama-ulama besar dan hafidz cilik.

“Saya bersyukur, di Jombang ini saya bertemu dengan sosok idola. Bahkan tadi saya mengaku di depan media, bahwa saya mengidolakan Gus Dur dan sama sekali belum pernah berjabat tangan dengan beliau,” ujar Ganjar dikutip dari laman resmi pdiperjuangan-jatim.com, Sabtu (13/1/2024)

Ia sangat mengagumi sosok-sosok hebat yang lahir dari rahim pesantren, terlebih jejaknya banyak di hormati oleh kalangan masyarakat luas. “Tapi tadi banyak cerita yang saya dapatkan. Ada sosok orang hebat yang lahir dari rahim pondok pesantren yakni Gus Dur. Saya mengerti bahwa anak-anak yang mondok itu punya intelektual yang tinggi,” jelasnya.

“Malam ini juga bisa ketemu di pondok pesantren yang mondoknya gratis, targetnya menjadi penghafal Qur’an, hafiz-hafizah. Saya sangat surprise karena ada anak 11 tahun dalam waktu sangat pendek, 3 bulan sudah hafal Qur’an. Itu tentu sangat luar biasa. Pasti anak ini punya talenta yang sangat hebat, cerdas, dan gurunya juga hebat,” tuturnya.

Menurut Ganjar, Ponpes Hamalatul Qur’an mempunyai standardisasi pendidikan yang baik. Bahkan sudah mengantongi hak cipta. “Maka saya usulkan tadi yang seperti ini musti didaftarkan hak cipta atau hak kekayaan intelektual. Oh sudah pak. Berarti bagus sekali. Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi tempat pembelajaran yang baik,” terangnya.

Tidak hanya itu, dalam kunjungannya di Kota Santri itu, Ganjar juga bertemu dengan para petani tembakau di Desa Bawangan, Ploso, Jombang. Ia menyerap aspirasi dari para pertani seputar kebutuhan pertanian. Seperti apa yang sudah ia usung sejak lama tentang dukungan terhadap petani tembakau.

“Pupuk, obat-obatan, alat pertanian, sampai kemudian pasca panen. Inilah serapan-serapan masukan dari masyarakat yang menjadi catatan kami untuk menyempurnakan program,” tandasnya. (*)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…