Dapat Dukungan Kelompok Kerja Madrasah Jawa Timur, Begini Komitmen Risma-Gus Hans

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paslon 03 Tri Rismaharini menghadiri Deklarasi Dukungan Guru Kelompok Kerja Madrasah. (Foto: Istimewa)
Paslon 03 Tri Rismaharini menghadiri Deklarasi Dukungan Guru Kelompok Kerja Madrasah. (Foto: Istimewa)

i

MALANG - Dukungan untuk Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur nomor urut 03 Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) terus mengalir.

Kali ini, dukungan datang dari para Guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Jawa Timur. Deklarasi dukungan ratusan guru KKM kepada Risma-Gus Hans ini digelar di Swara Alam, Kabupaten Malang.

Koordinator KKM Jawa Timur KH Sholehuddin, mengatakan dukungan ini merupakan suara hati para Guru Madrasah di Jawa Timur.

"Kami ingin Bu Risma menjadi Gubernur karena beliau sudah nyata dan terbukti mampu memajukan pendidikan, khususnya madrasah," kata Sholehuddin dikutip Kamis (14/11/2024) 

Menurut Ustadz Syarif Hidatatullah yang membacakan Deklarasi Dukungan, setelah deklarasi ini, pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan di lapangan untuk mengampanyekan dan mengantarkan pasangan Risma-Gus Hans.

"Kami berharap Bu Risma dan Gus Hans menjadi pemimpin yang amanah. Semoga bersama Bu Risma dan Gus Hans, Madrasah bisa maju dan bermutu," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Rismaharini menyampaikan komitmennya untuk memajukan Madrasah dan Pondok Pesantren di Jawa Timur.

Risma menyoroti bahwa jumlah Madrasah dan Pondok Pesantren di Jawa Timur mencapai sekitar lebih 50 persen dari seluruh lembaga pendidikan formal.

“Sangat tidak adil jika pemerintah kurang memperhatikan Madrasah dan Pondok Pesantren. Saya ingin Madrasah dan Pondok Pesantren setara dengan sekolah formal dalam hal fasilitas dan kualitas pendidikan,” tegas Risma.

Risma juga mengaku prihatin dengan rendahnya gaji yang diterima oleh para guru Madrasah dan Pondok Pesantren.

“Guru adalah ujung tombak dalam mendidik generasi bangsa. Saya berkomitmen untuk menambah insentif bagi guru-guru madrasah dan membantu biaya operasional, sarana, dan prasarana,” jelas mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Ia juga menyoroti masalah legalitas madrasah di Jawa Timur, dimana masih banyak madrasah yang belum memiliki izin resmi.

“Saya akan membantu proses perizinan agar bantuan bisa tersalurkan dengan tepat,” ucapnya.

Risma menambahkan, begitu izin diperoleh, data guru dan murid akan didata untuk memastikan insentif dan beasiswa dapat langsung diberikan kepada mereka yang berhak.

Risma juga berencana untuk memberikan perhatian khusus bagi madrasah yang berlokasi di daerah-daerah terpencil atau sulit dijangkau, terutama di pegunungan.

“Jika ada madrasah yang berada di daerah terpencil, mohon diinformasikan. Kita akan bantu sarana dan prasarana, bukan hanya berupa bangku, tetapi juga gedung sekolah yang layak,” ujarnya.

Selain itu, Risma berjanji untuk secara bertahap meningkatkan fasilitas sekolah selama masa jabatannya. “Selama lima tahun menjabat, saya akan memastikan fasilitas di madrasah bisa setara dengan Sekolah Negeri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Risma menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. “Mohon dilaporkan, jangan sampai mereka yang kurang mampu atau memiliki keterbatasan tidak bisa bersekolah,” kata Risma.

Ia juga berjanji untuk memperhatikan kesehatan guru-guru dengan membantu pembiayaan BPJS.

Dengan perubahan Jawa Timur lebih baik ini, Risma berharap bisa membawa perubahan yang signifikan bagi pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren serta SMA dan SMK di Jawa Timur jika terpilih sebagai gubernur. (*)

Berita Terbaru

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…