3.600 Lebih TPS Suara Nol, Tim Risma-Gus Hans Sebut Ada Kejanggalan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KH. Imam Buchori Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans.
KH. Imam Buchori Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans.

i

SURABAYA - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur telah berakhir. Tim Pemenangan Paslon nomor urut 03 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) menyebut ada sejumlah kejanggalan.

KH. Imam Buchori Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans membeberkan, ada 3 temuan yang patut dipertanyakan.

"Temuan pertama, yakni jumlah pemilih di TPS mencapai 90 persen hingga 100 persen DPT di 2.801 TPS. Selisih pemilih paslon 02 mencapai 637.176 suara dibandingkan pemilih paslon 03. Khusus di Sampang, terdapat 9 desa dengan jumlah pemilih di semua TPS-nya mencapai 100 persen DPT. Ini hal yang aneh. Masyarakat Madura ini kan merantau, walaupun KTP-nya belum berubah, banyak yang merantau. 100 persen di TPS ini kan menjadi hal yang aneh,” ujarnya.

Temuan kedua, lanjutnya, jumlah pemilih paslon 03 di TPS mencapai di kurang dari 30 suara dan bahkan mencapai 0 suara di 3.637 TPS. Yang mana, selisih pemilih paslon 02 mencapai 770.917 suara dibandingkan pemilih paslon 03, dengan persentase terbesarnya ada di Sumenep, Sampang dan Pamekasan.

“Sebuah keanehan yang mengindikasikan ada yang tidak beres. Berarti kan saksinya saja tidak memilih dan yang di ranting, partai pengusungnya juga tidak memilih. Kan ini aneh,” ucapnya.

Ketiga, jumlah pemilih Pilgub lebih besar dari jumlah pemilih Pilbup dan Pilwali yang selisihnya melebihi DPTB di 194 TPS. Di mana, selisih pemilih paslon 02 mencapai 18.745 suara dibandingkan Pemilih Paslon 03, dengan presentase terbesar ada di Kota Madiun, Situbondo dan Kota Kediri.

“Ini sebuah indikasi yang menurut kita perlu dicermati. Oleh karena itu, kami akan terus mempelajari tahapan demi tahapan dari proses Pilkada ini,” katanya.

Abdul Aziz Juru Bicara Tim Pemenangan Risma - Gus Hans menambahkan, bahwa temuan anomali dalam Sirekap KPU tersebut perlu dijelaskan kepada publik sebagai pertanggungjawaban moral.

“Apakah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim ini betul-betul berintegritas? perlu kita koreksi secara fundamental, secara mendasar. Karena temuan kami ini tidak main-main, dan ini baru sebagian yang kami catat dan kami seriusi untuk diberi garis bawah tebal,” katanya.

Pihaknya ingin, Pilgub Jatim menjadi pemilihan yang berintegritas dan tidak ada anomali, sehingga melahirkan pemimpin-pemimpin yang menjadi harapan publik, yakni yang berkemajuan dan mampu menyejahterakan masyarakat.

“Kita tidak ingin ada Pilgub seperti yang kami temukan di dalam data ini. KPU dan Bawaslu tentu harus bertanggung jawab untuk menjelaskan bagaimana sesungguhnya hal ini bisa terjadi dan ini tampak di dalam sirekap KPU,” pungkasnya. (JTV)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…