Debt Collector yang Keroyok Pengacara Ditangkap Polrestabes Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi penangkapan
Ilustrasi penangkapan

i

SURABAYA – Satreskrim Polrestabes Surabaya akhirnya menangkap empat orang debt collector yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap seorang pengacara pengacara senior Surabaya, Tjejep M Yasin yang akrab disapa Gus Yasin.

Penganiayaan itu terjadi di kawasan Kebraon, Karangpilang, Surabaya pada Senin, 13 Januari 2025. Setelah korban melaporkan penganiayaan itu ke Polrestabes Surabaya, empat orang diduga debt collector diringkus di tempat berbeda.

Empat debt collector yang ditangkap berinisial NBM (33), AAJ (25), RDK (20) dan AA (31). Kini, mereka ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto membenarkan penangkapan keempat pelaku penganiayaan tersebut. Tersangka terakhir diamankan pada Jumat malam, 17 Januari 2025.

“Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya telah mengamankan 4 Orang Pelaku aksi pengeroyokan di warung makan daerah Kebraon Surabaya, pelaku yang terakhir diamankan pada kemarin malam (Jumat, 17 Januari 2025),” kata AKBP Aris dikutip Senin (20/1/2025).

Menurut AKBP Aris, penangkapan para tersangka ini setelah polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi, rekaman CCTV dan alat bukti lainnya.

Terkait satu pelaku yang belum tertangkap, AKBP Aris menegaskan pihaknya masih melakukan dalam pengejaran. Ia memastikan identitasnya sudah dikantongi polisi dengan inisial BL.

Mengenai motif penganiayaan, polisi juga masih mendalami dengan memeriksa para tersangka.

Sebagai informasi, pengacara Tjejep M Yasin dikeroyok sejumlah pria yang diduga debt collector di sebuah rumah makan kawasan Kebraon, Karangpilang, Surabaya, pada Senin malam, 13 Januari 2025.

Saat itu, korban akan membeli makanan. Lalu datang belasan orang masuk rumah makan tersebut sambil marah-marah. Ternyata, kedatangan mereka untuk menagih utang kepada pemilik rumah makan.

Gus Yasin yang sudah langganan di rumakan itu berupa melerai dan menegahi, namun para debt collector itu malah marah dan mengeroyok korban. ***

 

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…