SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melontarkan kritik keras terhadap PT Suka Jadi Logam yang diduga tetap beroperasi meski sudah disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Armuji bersama anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, serta anggota DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko dan Muhamad Macmud dan Cahyo Harjo Prakoso Anggota DPRD Jatim, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi perusahaan pengolahan logam tersebut.
Hasil sidak menemukan indikasi pelanggaran garis sempadan bangunan (GSB) dan segel yang sudah dipasang ternyata dibuka secara sepihak.
“Ini kan sudah beberapa kali dimediasi DPRD. Ada pelanggaran garis sempadan bangunan. Segel pun dibongkar, itu jelas pelanggaran. Kalau sudah disegel ya harusnya tutup dulu sampai hasil laboratorium keluar,” tegas Armuji, Senin (15/9/2025).
Izin Usaha Dipertanyakan
Selain pelanggaran segel, Armuji juga menyoroti kejanggalan perizinan yang dimiliki PT Suka Jadi Logam. Mulai dari izin sarang burung, izin kavling, hingga izin industri yang menurutnya harus dijalankan sesuai ketentuan.
“Semua izin itu harus dijalankan sesuai aturan. Tidak bisa seenaknya. Kita akan cek satu per satu agar jelas legalitasnya,” ujarnya.
Pemkot Gelar Rapat Final
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya akan menggelar rapat final pada Rabu mendatang dengan melibatkan seluruh dinas terkait dan pemilik perusahaan.
“Hari Rabu besok kita panggil lagi, final. Semua dinas terkait akan dikumpulkan. Pemilik juga sudah menyampaikan rencana relokasi. Tapi anehnya, mereka masih mau bayar denda pelanggaran. Kalau mau pindah ya mestinya fokus pindah, bukan justru membayar denda,” tegas Armuji.
Warga Minta Kepastian
Warga sekitar pabrik telah lama mengeluhkan aktivitas PT Suka Jadi Logam karena menimbulkan kebisingan dan diduga mencemari lingkungan. Sidak bersama DPR RI, DPRD, dan Pemkot diharapkan menjadi langkah serius untuk memberikan kepastian hukum dan solusi bagi masyarakat.
“Masalah ini harus dituntaskan. Kita tidak ingin ada perusahaan yang merasa kebal hukum. Aturan harus ditegakkan demi kenyamanan warga,” tandas Armuji. (dims)
Editor : Redaksi